Breaking News:

Iuran BPJS Kesehatan Naik

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Politikus PKS: Saya Kecewa Dengan Sikap Pemerintah

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetiyani mengaku kecewa dengan naiknya iuran BPJS Kesehatan kelas I dan II sejak Rabu (1/7/2020).

DPR RI
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetiyani mengaku kecewa dengan naiknya iuran BPJS Kesehatan kelas I dan II sejak Rabu (1/7/2020).

"Saya kecewa dengan sikap pemerintah yang memberlakukan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 yang melegitimasi kenaikan iuran BPJS semua kelas," ujar Netty, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (2/7/2020).

Menurutnya, kenaikan iuran BPJS Kesehatan menunjukkan pemerintah tidak peka terhadap suasana dan kondisi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Baca: Bukan Hanya Naikkan Iuran BPJS, Pemerintah Mulai Berlakukan Pajak Game dan Belanja Online per 1 Juli

Politikus PKS tersebut menilai pemerintah seharusnya menenangkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.

Karena masyarakat juga belum aman dari potensi tertular virus corona.

"Seharusnya pemerintah menenangkan masyarakat dengan kebijakan yang pro rakyat, bukan malah memberatkan," kata dia.

Baca: BPJS Kesehatan Sebarkan SMS kepada Peserta, Ingatkan Soal Kenaikan Iuran

Netty juga menyoroti pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada jajarannya untuk lebih menunjukkan sense of crisis.

Seharusnya, kata dia, Jokowi memberikan contoh bagaimana menunjukkan sense of crisis dengan mencabut Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tersebut.

"Bukankan beberapa waktu lalu Presiden meminta jajarannya menunjukkan sense of crisis? Presiden kepala pemerintahan dituntut memberikan contoh bagaimana bersikap sense of crisis," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved