Presiden Jokowi Beli Sapi Berbobot Hampir 1 Ton untuk Kurban Idul Adha, Ini Cerita dari Pemilik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membeli seekor sapi untuk disembelih saat hari raya kurban/Idul Adha 1441 H.
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Muhammad Renald Shiftanto
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membeli seekor sapi untuk disembelih saat Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020.
Seperti di tahun-tahun sebelumnya, Presiden Jokowi selalu membeli sapi untuk dijadikan korban penyembelihan di Hari Raya Idul Adha.
Adapun, sapi yang dipilih Presiden itu tentu tak sembarang sapi, karena Presiden selalu membeli sapi dengan kualitas yang baik.
Di tahun lalu, Presiden Jokowi bahkan menyumbanga beberapa sapi di berbagai tempat untuk dijadikan korban.
Rata-rata, sapi yang dipilih Presiden itu berbobot kurang lebih 1 ton, sebut saja Tyson serta si Black, sapi yang dikorbankan Presiden pada tahun lalu.

Baca: UPDATE Daftar Harga Hewan Kurban Menjelang Idul Adha 2020: Kambing Rp 1,4 Juta, Sapi Rp 11,8 Juta
Baca: Aulia Akbar Bersaudara, Meraup Berkah Idul Adha 1441 dengan Jualan Sapi Bali Harga Grosiran
Di tahun ini, Presiden Jokowi telah membeli seekor sapi berjenis Simmental yang berbobot hampir 1 ton.
Sapi itu dibeli Presiden dengan harga 87 juta dari seorang peternak di Kabupaten Bantul.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo mengatakan sapi itu dipilih oleh tim dari Kementerian Pertanian dan Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates.
Ia megatakan, ada sebanyak lima sapi yang mengikuti seleksi, tiga dari bantul dan dua dari Sleman.
"Kemarin yang mengikuti seleksi ada lima, tiga dari Bantul, dan dua dari Sleman. Yang dipilih yang di Argomulyo, Sedayu," kata Joko, Rabu (8/7/2020), dikutip dari Kompas.com.
Namun demikian, ia masih belum tahu sapi tersebut nantinya akan dipotong dimana.
"Setelah dicek oleh teman-teman Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta yang lolos satu, di Sedayu. Sudah clear, tapi mau dipotong di mana kami tidak tahu, yang jelas Presiden Jokowi sudah membeli sapi dari Bantul satu ekor," kata dia.

Baca: Alergi Susu Sapi, Susu Almond Bisa Jadi Pengganti, Cocok Juga untuk Bantu Diet
Baca: Simak 4 Larangan Saat Beli Hewan Kurban dan Hukum Berkurban Secara Kolektif

Cerita Pemilik
Sapi yang dibeli Presiden Jokowi tersebut mempunyai nama Gombloh.
Sapi tersebut merupakan milik seorang peternak bernama Rika Daru Efendi.
Rika mengatakan, Gombloh merupakan seekor sapi idamananya yang sejak kecil ia pelihara.
Dilansir Tribun Jogja, Rika menceritakan, Gombloh pernah beberapa kali mengikuti kontes sapi dan sempat mendapat juara lima.
"Sapi klangenan, pernah dua kali ikut kontes. Kemarin, di Grabag, Kabupaten Magelang, belum lama, Alhamdulillah dapat nomor lima. Ternyata, itu jadi kontes yang terakhir untuk Gombloh," katanya, Rabu (8/7/2020) siang.
Berawal dari kontes tersebutlah sapinya itu akhirnya menjadi calon kurban Presiden.
Ia sempat tak yakin jika Gombloh lolos seleksi dari kandidat kurban Presiden.
"Saya berpikiran, tidak mungkin lah Gombloh masuk seleksi untuk kurban Pak Presiden. Apalagi, sebelumnya saya juga masih ingin mengikutkan Gombloh ke kontes lagi tahun depan, saya tidak ada pikiran ke sana," ucapnya.

Baca: Idul Adha di Tengah Pandemi, Pemprov DKI Sarankan Warga Beli Hewan Kurban Lewat Daring
Baca: Penjelasan Ustaz Abdul Somad Tentang Hukum Arisan Hewa Kurban
Ternyata hal itu diluar dugaannya, proses berjalan begitu cepat hingga ia mendapat kabar bahwa Gombloh lolos dan dipinang oleh Presiden.
"Kemarin prosesnya dari mantri diajukan ke Kabupaten ya, terus naik ke provinsi, kemudian sampai pusat. Saya mikir, ini kok lancar sekali, cepat sekali, apa iya Gombloh lolos seleksi? Saya belum yakin, tapi akhirnya saya lepas lah setelah dari pusat telepon langsung," kisahnya.
Meski menjadi sapi kesayangannya, anmun Rika mengaku ikhlas sapi tersebut dijadikan kurban.
"Gombloh ini sapi kesayangan saya, berat sekali ya. Tapi, ini kan buat kurban. Nabi Ibrahim saja rela menyembelih anak sendiri, karena memang perintah dari Gusti Allah, apalagi hanya binatang kesayangan," tuturnya.
Rika mengaku, tidak ada rahasia khusus terkait pemberian makan sapinya itu.
"Gombloh dari kecil sudah sama saya, kalau pakannya sih biasa, seperti sapi lainnya. Tapi, namanya sapi kesayangan, saya rawat sebaik mungkin, perlakuannya berbeda. Mudah-mudahan lah, Gombloh ini bisa memberi manfaat untuk masyarakat," pungkas pria 28 tahun tersebut.
(Tribunnews.com/Tio, TribunJogja.com/Azka Ramadhan, Kompas.com/MarkusYuwono)