Minggu, 31 Agustus 2025

Demo di Jakarta

Pengurus Buruh KSPSI Ziarah ke Makam Driver Ojol Affan Kurniawan, Korban Unjuk Rasa di Jakarta

Andi Gani Nena Wea melakukan ziarah ke makam mendiang Affan Kurniawan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta.

Editor: Wahyu Aji
Handout/IST
ZIARAH - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea bertemu keluarga mendiang Affan Kurniawan, korban insiden unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025) lalu.  

TRIBUNNEWS.COM. JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea melakukan ziarah ke makam mendiang Affan Kurniawan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut hadir langsung Sekretaris Jenderal KSPSI Hermanto Ahmad, Wakil Sekretaris Jenderal KSPSI Fredy Sembiring, Bendahara Umum KSPSI Mustopo, dan perwakilan pengurus Federasi Serikat Pekerja Transportasi Nusantara (FSPTN) yang merupakan bagian keluarga besar KSPSI seperti Ahmad Ilyas Prayogi, Anita B Path, serta Mujahid Qolbi Salim Almudia

Ziarah dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dan solidaritas atas meninggalnya Affan, driver ojek online sekaligus pekerja yang menjadi korban dalam insiden unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025) lalu. 

Di pemakaman, jajaran pengurus KSPSI melakukan tabur bunga serta mendoakan almarhum Affan Kurniawan.

Usai prosesi tersebut, rombongan pengurus KSPSI melanjutkan kunjungan ke kediaman almarhum untuk bertemu langsung dengan kedua orang tuanya dan menyampaikan belasungkawa.

KSPSI juga menyerahkan dana solidaritas Keluarga Besar KSPSI senilai Rp35.900.000 kepada keluarga almarhum. Bantuan ini merupakan hasil swadaya dari anggota KSPSI.

"Atas nama keluarga besar KSPSI Andi Gani, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita, Affan Kurniawan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran," kata Hermanto di rumah duka. 

"Dana solidaritas dari Keluarga Besar KSPSI kiranya dapat bermanfaat untuk meringankan beban keluarga," sambungnya. 

Hermanto menegaskan, KSPSI mendukung langkah Kapolri untuk menindak secara transparan dan adil 7 anggota Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tragis yang menewaskan Affan.

"KSPSI percaya, proses hukum yang tegas dan terbuka sangat penting untuk menjaga rasa keadilan bagi keluarga korban maupun masyarakat luas," ujarnya.

Selain itu, Hermanto juga menyoroti sikap sebagian anggota DPR yang dinilai kurang menunjukkan empati.

Baca juga: Hotman Paris Tawarkan Bantuan Hukum Gratis ke Keluarga Affan Kurniawan

"Saya meminta agar para wakil rakyat lebih peka terhadap kondisi rakyat, terlebih dalam situasi sulit seperti ini. Jangan bicara asal dan sembarangan, karena setiap kata dari anggota DPR seharusnya mencerminkan keberpihakan kepada rakyat, bukan melukai hati mereka," tegasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan