Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Respons Sekjen PDIP Sikapi Munculnya Calon Independen Dalam Pilkada Solo

Selain pasangan Gibran Rakabuming dan Teguh Prakoso, ada pasangan calon lain yang muncul dalam Pilkada Kota Solo.

Tribunnews.com/Chaerul Umam
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain pasangan Gibran Rakabuming dan Teguh Prakoso, ada pasangan calon lain yang muncul dalam Pilkada Kota Solo.

Bagyo Wahyono-FX Supardjo atau yang dikenal dengan sebutan Bajo maju dari jalur independen.

Pasangan tersebut siap menantang pasangan Gibran-Teguh Prakosa bila lolos proses verifikasi.

Saat ini mereka masih bergerilya untuk mengumpulkan 20.000 KTP tambahan agar lolos verifikasi faktual di KPU Solo, Jawa Tengah.

Merespons hal itu, Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai munculnya calon independen sebagai bentuk proses demokrasi.

Baca: PKS Belum Putuskan Calon untuk Hadapi Gibran di Pilkada Kota Solo

"Terkait calon independen, ini adalah proses demokrasi. Ketika di Solo ada calon independen, menjadi calon independen tidak mudah, karena harus mendapatkan representasi dari pemilih yang ada di kota Surakarta," kata Hasto saat konferensi pers virtual, Jumat (24/7/2020).

Hasto mengatakan kehadiran kandidat independen di Pilwalkot Solo sebagai penantang Gibran bukti proses demokrasi masih berjalan.

Meskipun yang menjadi lawan itu anak seorang presiden sekali pun.

Baca: Jokowi Disebut Bangun Dinasti Politik, Gibran Rakabuming Tanggapi Santai: Bisa Dipilih, Bisa Tidak

"Maka ini adalah sebuah cermin bahwa proses demokratisasi tetap berjalan dengan baik di Kota Solo, meskipun Mas Gibran anak seorang Presiden," ujar Hasto.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved