KLB Partai Gerindra
Prabowo Akan Isi Struktur Pengurus DPP Partai Gerindra dengan Kader Berusia di Bawah 50 Tahun
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pengurus DPP Partai Gerindra akan diisi anak-anak muda berusia di bawah 50 tahun.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pengurus DPP Partai Gerindra akan diisi anak-anak muda berusia di bawah 50 tahun.
Menurut Muzani tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang baru saja terpilih kembali dalam Kongres Luar Biasa (KLB) saat penutupan acara tersebut.
"Pak Prabowo dalam pidato penutupannya mengatakan bahwa nanti pengurus DPP Partai Gerindra yang baru akan didominasi anak-anak muda di bawah 50 tahun," ujar Ahmad Muzani, setelah KLB Partai Gerindra, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).
Baca: Diberi Waktu 30 Hari Susun Pengurus Baru, Prabowo Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra
Namun, struktur kepengurusan baru dari Partai Gerindra belum diputuskan untuk saat ini.
Karena Prabowo sendiri diberi tugas untuk menyusun struktur kepengurusan baru dari partai, menyempurnakan AD/ART, serta mengambil langkah strategis lainnya dalam waktu 30 hari.
Baca: Prabowo Subianto: Gerindra Besar Bukan Karena Sosok Ketua Umum
Hanya saja, Prabowo selepas KLB langsung menunjuk kembali Ahmad Muzani sebagai Sekjen Partai Gerindra.
"Satu-satunya yang sudah diumumkan baru sekjen hari ini yakni Ahmad Muzani," kata dia.
Kembali jadi ketua umum
Partai Gerindra resmi menetapkan kembali Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).
Dengan begitu, Prabowo akan kembali memegang jabatan nomor satu di Partai Gerindra untuk lima tahun ke depan atau periode 2020-2025.
Dalam rapat sidang pleno yang dipimpin Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, para peserta KLB diminta persetujuannya apakah Prabowo Subianto kembali menjabat posisi ketua umum.
Saat dilempar pertanyaan itu, semua kader yang hadir secara fisik serempak mengatakan setuju.
Baca: Presiden Ajak Kader Gerindra Mengabdi untuk Negeri
Baca: Presiden Jokowi Beri Sambutan di Kongres Luar Biasa Gerindra
Ahmad Muzani pun berkelakar bahwa posisi pimpinan Partai Gerindra hanya kosong selama dua menit lamanya.
"Dengan mengucap Alhamdulilahirabbil alamin, maka kekosongan kepemimpinan partai hanya berlangsung 2 menit. Dan pimpinan sidang akan segera mengetok palu berarti kita telah kembali memiliki ketua umum dan ketua dewan pembina," ujar Ahmad Muzani, dalam KLB Partai Gerindra, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prabowo998988.jpg)