Breaking News:

Virus Corona

Munculnya Klaster Covid-19 di Sekolah, Wiku Adisasmito Sebut Prosesnya Belum Sempurna

Pemerintah telah menetapkan sejumlah persyaratan dalam membuka kegiatan sekolah tatap muka di wilayah zona Hijau dan Kuning.

Tangkap layar channel YouTube BNPB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional, Prof Wiku Adisasmito 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan munculnya klaster Covid-19 di sekolah, terjadi akibat proses pembukaan sekolah tatap muka yang belum sempurna. 

Hal itu disamapikan Wiku dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta,  Kamis, (31/8/2020).

"Apabila terjadi klaster atau kasus baru di dalam sekolah itu tentunya terkait dengan proses pembukaan yang mungkin belum sempurna dalam melakukan simulasinya," kata Wiku.

Pemerintah, menurut Wiku Adisasmito, telah menetapkan sejumlah persyaratan dalam membuka kegiatan sekolah tatap muka di wilayah zona Hijau dan Kuning.

Baca: Berkaca dari Kasus Jerinx SID, Satgas Penanganan Covid-19 Beri Pesan untuk Para Influencer

Baca: Wiku Adisasmito: Ketersediaan Tempat Tidur di Rumah Sakit untuk Pasien Covid-19 Terkendali 

Satu di antaranya adalah mekanisme pra kondisi dengan melakukan simulasi terlebih dahulu.

"Yang kedua adalah timing yang tepat yang ketiga adalah prioritas menentukan mana yang harus dibuka dahulu dan mana yang belum, kemudian juga berkonsultasi koordinasi antara Satgas daerah dan Satgas pusat dan yang terakhir monitoring evaluasi," katanya.

Baca: Wiku Adisasmito: Jumlah Kasus Aktif Covid-19 Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia

Dalam membuka kegiatan belajar-mengajar tatap muka, Wiku mengatakan selain diperlukannya kesiapan sekolah, juga harus diperhatikan sistem transportasi menuju sekolah. Sehingga siswa tidak tertular dalam perjalanan menuju sekolah.

"Kalau itu semua dilakukan dengan baik seharusnya tidak terjadi klaster klaster di sekolah atau mana pun juga," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved