Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

Habiburokhman Minta MAKI Tidak Asal Menduga Keterlibatan Oknum Anggota DPR di Kasus Djoko Tjandra

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman meminta Boyamin tidak asal menduga-duga keterlibatan politikus lain bila tidak memiliki bukti

Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Habiburokhman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menduga ada keterlibatan oknum anggota Komisi III DPR RI dalam kasus Djoko Tjandra.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman meminta Boyamin tidak asal menduga-duga keterlibatan politikus lain bila tidak memiliki bukti.

"Kalau nggak ada buktinya jangan dinarasikan, karena sebagian besar anggota Komisi III saat ini sedang bekerja keras membela rakyat," ujar Habiburokhman, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (17/9/2020).

Habiburokhman menjelaskan memang secara prinsip anggota DPR tidak boleh menerima hadiah dalam bentuk materi apapun.

Sehingga jika memang terbukti ada politikus lain yang terlibat dalam kasus Djoko Tjandra, sudah seharusnya diusut dan diproses.

 Baca: Serahkan Bukti Baru ke KPK, MAKI Sebut Ada Istilah King Maker dalam Kasus Djoko Tjandra

Oleh karena itu, politikus Gerindra ini meminta Boyamin memberikan bukti dan menyerahkannya kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

"Secara prinsip anggota DPR sebagai penyelenggara negara memang tidak boleh menerima hadiah dalam bentuk materi apapun. Jadi ya kalau ada bukti silahkan saja diserahkan ke aparat penegak hukum untuk kemudian diproses," kata Habiburokhman.

Sebelumnya diberitakan, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, KPK, Polri, dan Kejaksaan harus mengungkap tuntas dugaan keterlibatan politisi lain, setelah eks politikus Partai NasDem Andi Irfan Jaya ditetapkan tersangka dalam kasus Djoko Tjandra.

Sebab, posisi Jaya sebagai politisi baru di Jakarta, disanksikan untuk bisa berhubungan langsung dengan Djoko Tjandra.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved