Pilkada Serentak 2020
Komisioner Bawaslu Paparkan Potensi Konflik Pilkada di Tengah Pandemi Covid
Mulai dari bersikap curang, calon kepala daerah (Cakada) pertahanan, hingga keputusan lembaga pengadilan.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Hendra Gunawan
Di tahapan kampanye, potensi konflik sudah jelas. Sehingga Bawaslu merekomendasikan proses itu benar-benar meminimalisasi jumlah massa.
Di proses penghitungan suara dan rekap hasil penghitungan di TPS juga memiliki potensi konflik yang besar dan kerap membuat situasi panas.
"Selanjutnya penyelenggara pilkada yang dinilai tidak adil dan netral. Penyelenggara yang berpihak ini juga jadi sumber masalah," jelasnya.
Titik selanjutnya adalah kontroversi putusan lembaga peradilan jika ada putusan MA atau MK yang memenangkan calon tertentu.
"Lalu posisi kepala daerah dan wakil kepala daerah incumbent dalam pilkada. Misalnya menggerakkan jajaran birokrasi dan seterusnya," ucap Afifudin.