Breaking News:

Soal Pembangunan Papua, Wapres Ingin Setiap Kementerian dan Lembaga Bersinergi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin ingin agar pembangunan Papua tak ada kesalahpahaman antarlembaga dan kementerian.

Penulis: Reza Deni
Dokumentasi Setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin ingin agar pembangunan Papua tak ada kesalahpahaman antarlembaga dan kementerian.

Sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua, Wapres memahami pelaksanaan konretnya ada di Kementerian PPN atau Bappenas. Wapres sendiri sudah memanggil Bappenas 10 hari lalu untuk meminta rencana kerja.

"Ditekankan Wapres kepada Menteri Bappenas itu adalah bahwa kerja kolaboratif. Istilah Wapres jangan bekerja sendiri-sendiri. Jangan sama-sama kerja, tapi enggak kerja sama," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi kepada wartawan, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Maruf Amin: Semua Pilar Demokrasi Semakin Kokoh di Indonesia

Selama ini menurut Masduki, setiap instansi sama-sama kerja. Ketika kementerian dan lembaga dilibatkan, Masduki menyebut mereka akan berebut untuk membikin rancangan APBN, supaya mendapatkan anggaran dari APBN.

"Setelah dapat duit, duit APBN itu dikerjakan sendiri-sendiri. Itu namanya kerja bersama-sama, yang menteri ini kerja, menteri ini kerja, tapi enggak ada koordinasi. Itu yang wapres tak mau," katanya.

Jadi, ditegaskan Masduki, kerja kolaboratif itulah yang harus dikedepankan. Selain itu, Ma'ruf mau kerja pembangunan Papua juga harus memajukan sumber daya manusia.

Baca juga: Kata Jubir Wapres Maruf soal Kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air

"Saudara kita yang ada di papua, saudara kita semuanya, dan juga bagimana SDM-nya seperti apa, supaya sama-sama maju kita, dari Indonesia Timur sampai Barat," katanya.

"Jangan dibayangkan Indonesia Barat juga semuanya maju, banyak juga di Indonesia Barat yang sama-sama enggak maju juga. Jadi ini yang harus kita kedepankan sebagai sebuah rancangan," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved