Kapolda Metro Jaya Dicopot
Daftar Nama 8 Kapolda yang Diganti: Kapolda Metro Jaya hingga Kapolda Maluku
Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan akan memproses hukum kepada seluruh masyarakat yang tidak mematuhi standar protokol kesehatan.
Penulis:
Malvyandie Haryadi
6. Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Rikwanto.
Dimutasi sebagai Kapolda Kalsel.
7. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi.
Dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.
8. Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi.
Dimutasi sebagai Aslog Kapolri.
Ferdy Sambo jadi Kadiv Propam
Selain rotasi, ada juga perwira yang mendapat promosi. Satu di antaranya adalah Brigjen Pol Ferdy Sambo.
Baca juga: Pengamat Nilai Tepat Pencopotan Kapolda Metro dan Kapolda Jabar Terkait Penegakan Protokol Kesehatan
Ia dipromosikan sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.
Ferdy resmi menggantikan Irjen Ignatius Sigit Widiatmono yang meninggal dunia akibat penyakit komplikasi, Jumat (30/10).
Dengan posisi baru ini, lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1994 yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri otomatis mendapat tambahan satu bintang di pundaknya menjadi inspektur jenderal.
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana Dicopot, padahal Pernah Mutasi Kapolres yang Gelar Resepsi
Polri akan tegas
Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan akan memproses hukum kepada seluruh masyarakat yang tidak mematuhi standar protokol kesehatan penanganan Covid-19 atau virus corona.
Hal itu tertuang dalam surat Telegram Rahasia (TR) bernomor ST/3220/XI/KES.7./2020 tanggal (16/11/2020) yang ditandatangani Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.
Dalam telegram tersebut, proses hukum tersebut diberlakukan lantaran kepolisian bertugas menjaga Harkamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum harus senantiasa menjunjung tinggi azas Salus Populi Suprema Lex Exto atau Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi.
Baca juga: 159 Dokter Wafat Akibat Covid-19, IDI Tekankan Perlunya Dukungan Sarana Guna Perkecil Risiko