Breaking News:

Calon Kapolri

Bursa Calon Kapolri: Prediksi Calon Tunggal, Kriteria dari Anggota DPR Fraksi PDIP dan Demokrat

Calon Kapolri baru pengganti Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis masih menjadi isu hangat yang sedang dibincangkan.

Tribunnews/JEPRIMA
Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin langsung upacara kenaikan pangkat pati dan pamen polri di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019). Calon Kapolri baru pengganti Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis masih menjadi isu hangat yang sedang dibincangkan. 

TRIBUNNEWS.COM - Calon Kapolri baru pengganti Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis masih menjadi isu hangat yang sedang dibincangkan.

Termasuk bagi kalangan wakil rakyat hingga tokoh partai politik.

Seperti halnya prediksi adanya calon tunggal yang bakal diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hingga kriteria calon Kapolri yang disampaikan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat Benny K Harman.

Baca juga: DPR: Kurangi Libur Akhir Tahun untuk Potong Mata Rantai Penularan Covid-19 

Inilah rangkuman Tribunnews.com terkait berita-berita terbaru tentang bursa calon Kapolri:

1. Wayan Sudirta PDIP Soal Isu Geng dan SARA

Diberitakan Tribunnews.com, anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP I Wayan Sudirta menyebut isu geng maupun SARA dibursa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis, hanya akan menjadi angin lalu. 

"Saya kok kurang percaya dengan isu geng di umur Polri yang sudah ke-74 karena konsolidasi ke dalam semakin mantab."

"Walaupun ada, tapi hanya sekadar isu, geng itu tidak bisa menjadi penentu," papar Wayan saat dihubungi, Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Menurut Wayan, pemilihan Kapolri melalui proses dan alur yang berjenjang, ada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Presiden, dan Komisi III DPR dalam melakukan uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri. 

Halaman
1234
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved