Breaking News:

KBRI Perluas Akses Pasar Produk Indonesia di Namibia

Wisnu Edi Pratignyo mengatakan business matching fokus pada produk kelapa sawit, tekstil, dan sepatu yang berpeluang besar diekspor ke pasar Namibia.

Dok KBRI Windhoek
Kegiatan Indonesia–Namibia Business Matching dalam rangka memperluas dan meningkatkan akses pasar bagi produk Indonesia di Namibia, Selasa (08/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KBRI Windhoek telah menyelenggarakan kegiatan Indonesia–Namibia Business Matching dalam rangka memperluas dan meningkatkan akses pasar bagi produk Indonesia di Namibia, Selasa (8/12/2020).

Dubes RI Windhoek, Wisnu Edi Pratignyo mengatakan business matching kali ini fokus pada produk kelapa sawit, tekstil, dan sepatu yang memiliki peluang besar untuk diekspor ke pasar Namibia.

Kegiatan itu berhasil mempertemukan 8 (delapan) perusahaan Indonesia dengan 3 (tiga) pengusaha Namibia.

Baca juga: KBRI Wellington Perkenalkan 17 Sampel Biji Kopi Unggulan Indonesia di Selandia Baru

"KBRI Windhoek berkomitmen untuk memfasilitasi secara maksimal para pengusaha guna memberikan kemudahan bagi pengusaha Namibia yang akan berbisnis dengan Indonesia," kata Dubes RI dalam keterangannya, Jumat (11/12/2020).

Sebelum kegiatan business matching, Dubes RI Windhoek telah melakukan pertemuan silaturahmi dengan para pengusaha Namibia.

Baca juga: KBRI Muscat Daftarkan 150 WNI Bermasalah dalam Program Amnesti Pemerintah Oman

Adapun hasil penting dalam kegiatan business matching ini adalah terdapat sejumlah potensi transaksi dagang antara pengusaha Namibia dengan perusahaan Indonesia.

Diantaranya produk minyak goreng sebesar US$64.436, sedangkan untuk produk tekstil dan sepatu saat ini sedang proses negosiasi harga.

"Khusus untuk produk kelapa sawit, terdapat peluang yang cukup besar, mengingat Nami

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved