Breaking News:

Mengaku Menantu Mantan Kapolri, Pasutri Ini Tipu Pengusaha Rp39 Miliar

Pasangan suami istri ini melakukan penipuan bermodus mengaku sebagai menantu mantan kapolri.

Warta Kota/Budi Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dwiasi Wiyatputera, tentang pengungkapan penipuan modus tawaran investasi proyek fiktif di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/1/2021). Tampak pasangan suami istri yang merupakan pelaku menggunakan baju tahanan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri ini melakukan penipuan bermodus mengaku sebagai menantu mantan kapolri.

Bahkan, mereka juga menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu untuk menawarkan proyek fiktif.

Total kerugian akibat penipuan yang dilakukan sepanjang Januari hingga Agustus 2019 mencapai Rp 39,5 miliar.

Polda Metro Jaya menangkap pasangan suami istri berinisial DK dan KA yang melakukan penipuan bermodus proyek fiktif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka DK menggunakan KT) palsu saat menawarkan proyek fiktif kepada para korbannya.

Baca juga: Pengangguran di Purbalingga Jadi Tersangka Kasus Penipuan Pengangkatan PNS, Korban Setor Rp 370 Juta

"Setelah kita lakukan pendalaman, DK ini mengubah KTP-nya. Awalnya DK namanya, kemudian buat KTP palsu dengan nama DW," kata Yusri saat merilis kasus ini di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (27/1/2021).

DK juga menggunakan KTP palsunya untuk membuat perjanjian kerjasama dengan korban.

Baca juga: Pengakuan Suami yang Dibantu Istri Rudapaksa Rekan Kerja: Bukan Paksaan, Sudah Berhubungan 2 Tahun

Baca juga: Viral Wanita Jadi Korban Lemparan Batu Orang Gila, Jari Terpaksa Dioperasi, Korban Mengaku Trauma

Selain itu, DK mencatut nama mantan Kapolri Jenderal (purn) Timur Pradopo. Kepada para korbannya, DK mengaku sebagai menantu Timur Pradopo.

"Dia mengaku menantu mantan salah satu petinggi Polri, sehingga dengan rayuannya korban kemudian ikut melakukan investasi," ujar Yusri.

Halaman
123
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved