Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Kata NasDem soal Pernyataan AHY Ada Rencana Kudeta Demokrat: Sebenarnya Bisa Buka Aib Sendiri

Partai NasDem memberikan tanggapan terkait pernyataan AHY soal adanya rencana kudeta Partai Demokrat.

Istimewa
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Provinsi Jambi untuk memberikan dukungannya terhadap Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar-Syafril Nursal. Dukungan ini disampaikan Ketum AHY pada acara Media Gathering yang dilaksanakan di BW Hotel, Jambi, Minggu (22/11/2020). Partai NasDem memberikan tanggapan terkait pernyataan AHY soal adanya rencana kudeta Partai Demokrat. 

TRIBUNNEWS.COM - Polemik muncul setelah Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti yudhoyono (AHY), menggelar konferensi pers terkait isu gerakan politik yang mengancam kepemimpinan partai.

Dalam gelaran tersebut, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap adanya pihak-pihak yang ingin mengambil alih kekuasaan Partai Demokrat demi kepentingan politik.

Bahkan disebutnya bahwa terdapat pejabat di lingkungan Pemerintahan ikut dalam upaya 'kudeta' tersebut.

Di sisi lain, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko, meminta agar tak mengaitkan isu yang dimaksud kepada Istana Negara, dalam hal ini Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sementara, berbagai tanggapan pun mencuat atas isu tersebut. Mulai dari politikus NasDem hingga PKB.

Baca juga: AHY Kirim Surat pada Jokowi, Konfirmasi soal Pejabat Pemerintah Diduga Terlibat Kudeta Demokrat

Baca juga: AHY: Ada Gerakan Kudeta di Partai Demokrat, Nama Moeldoko Disebut-sebut

1. Masalah Internal

Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni, meminta AHY untuk mengatasi persoalan internal partainya, tanpa menunjuk ada pejabat negara ikut terlibat. 

"Soal statementnya Mas AHY barusan, saya rasa Partai Demokrat terlalu cepat menunjuk pihak lain atau pointing fingers atas urusan partainya sendiri."

"Menurut saya, sebaiknya urusan internal partai diselesaikan dari internal dulu," kata Sahroni saat dihubungi di Jakarta, Senin (1/2/2021).

Menurutnya, AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, bersama-sama dengan adiknya Ibas Yudhoyono sebagai Waketum dan SBY sebagai Ketua Dewan Pembina, tentu memiliki power yang cukup kuat untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved