Breaking News:

Pemilu 2024

Anies-Prabowo Lakukan Pertemuan, Pengamat: Bahas Kemungkinan Buat Roadmap Menuju 2024

Anies yang tak memiliki partai politik, jika Pilkada DKI akhirnya dilaksanakan pada 2024 maka akan sangat tak menguntungkan baginya. 

Akhdi Martin Pratama
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengunjungi kawasan Kampung Aquarium, Jakarta Utara, Sabtu (7/1/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pekan lalu. 

Terkait hal itu, analis politik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang Adib Miftahul menduga pertemuan keduanya tak jauh dari tarik ulur terkait Revisi Undang-Undang Pemilu yang sarat dengan kepastian Pilkada 2022 dan 2023 atau Pemilu Serentak di 2024.

"Saya kira pertemuan kedua tokoh tersebut tak jauh dari soal RUU Pemilu yang sedang tarik ulur di DPR dan para aktor politik. Apalagi mereka adalah bagian dari tokoh sentral terutama di pemilu selanjutnya. Apakah nanti Pilkada 2022, 2023 ataupun pemilu serentak 2024," ujar Adib, ketika dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (6/2/2021). 

Menurut Adib, jadi tidaknya pelaksanaan pilkada 2022 dan 2023 atau pemilu serentak 2024 memiliki efek positif dan negatif bagi Prabowo dan Anies. 

Untuk Anies yang tak memiliki partai politik, jika Pilkada DKI akhirnya dilaksanakan pada 2024 maka akan sangat tak menguntungkan baginya.

"Makanya dia (Anies) butuh dukungan dari partai, apalagi Gerindra suporting utama saat pilkada DKI 2017 lalu. Tak menutup kemungkinan pula, 2024 Gerindra bakal jadi perahu Anies diajak berduet dengan Prabowo. Intinya (membahas) siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan soal 2022 dan 2023 atau 2024," jelasnya. 

Baca juga: Anies-Prabowo Bertemu Empat Mata, 2 Politisi Gerinda Sebut Itu Hal Biasa, Silaturahmi

Baca juga: Lagi Hangat Kabar Perceraian dengan Gerindra, Anies Bawedan - Prabowo Bertemu Empat Mata, Bahas Apa?

Di sisi lain, walaupun masih terkesan prematur Adib tak menutup kemungkinan Prabowo dan Anies tengah membuat roadmap menuju Pemilu 2024.

"Walaupun ini masih terlalu prematur, mereka berdua bisa saja membuat sebuah roadmap atau jalan rencana untuk suksesi besar di 2024 (saat bertemu). Balik lagi, acuan tarik ulur soal pemilu 2022/2023 atau 2024, adalah grand design besar untuk suksesi setelah Jokowi lengser," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertahanan dan juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pada pekan lalu. 

"Benar pekan lalu (melakukan pertemuan)," ujar Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak saat dihubungi, Jakarta, Jumat (5/2/2021).

Namun, Dahnil tidak menjelaskan topik pembicaraan yang dibahas oleh Prabowo dan Anies. Ia meminta persoalan tersebut ditanyakan kepada Anies secara langsung. 

Dihubungi terpisah, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, pertemuan tersebut hanya silahturahmi antar kedua belah pihak, tanpa membicarakan isu Pilkada DKI Jakarta. 

"Silahturahmi biasa, tidak ada hal yang khusus," ucap Dasco. 

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved