Breaking News:

Separatis Papua Kian Brutal, Tembaki Warga Sipil, Bupati dan ASN Intan Jaya Tak Berani Ngantor

Aksi brutal KKB Papua yang terus merajalela membuat Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni dan aparatur sipil negara (ASN) jajarannya tak berani ngantor.

Polda Papua
Evakuasi korban warga sipil Ramli NR oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dari Intan Jaya menggunakan pesawat ke Mimika, Selasa (9/2/2021). 

Korban penembakan itu bernama Ramli yang mengalami luka di bagian pipi.

Insiden penembakan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIT. Saat ini, Ramli masih dalam keadaan sadar dan dirawat di Puskesmas Bilogai.

Tim Satgas I , Personel Polsek Sugapa dan BKO Polres Intan Jaya berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan.

Sementara itu, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengaku tak berada di Distrik Sugapa sejak awal 2021.

Natalis Tabuni dan jajarannya tak bisa menjalankan roda pemerintahan dengan optimal.

Baca juga: 6 Fakta Ulah KKB Papua, Ancam Bunuh Bupati hingga Eksekusi Warga yang Tak Beri Bantuan

Sugapa merupakan ibu kota Kabupaten Intan Jaya. Natalis membeberkan sejumlah alasan dirinya tak berada Sugapa, Intan Jaya.

Pertama, ia dan jajarannya sedang mempersiapkan APBD 2021 di Nabire. Hal ini dilakukan karena tak ada jaringan internet di Sugapa.

Kedua, dirinya sempat terpapar Covid-19 sehingga harus melakukan karantina mandiri hingga sembuh.

Alasan terakhir adalah faktor keamanan. Selain Natalis, ASN di wilayah itu juga merasa tak nyaman karena kondisi Intan Jaya yang kurang aman.

Mereka kerap didatangi anggota KKB Papua yang meminta bantuan.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved