Breaking News:

Sejak Awal Tak Dukung RUU Pemilu, PKPI : Itu Upaya Mengkerdilkan Demokrasi

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan Komisi II telah sepakat tidak akan melanjutkan pembahasan Revisi Undang

ISTIMEWA
Sonny Tulung, Juru Bicara PKPI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan Komisi II telah sepakat tidak akan melanjutkan pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Terkait hal itu, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menegaskan sejak awal pihaknya tak mendukung adanya pembahasan RUU Pemilu.

"Sejak awal PKPI tidak mendukung perubahan UU Pemilu dan UU Pilkada," ujar Kepala Bidang Media dan Informasi sekaligus juru bicara PKPI Sonny Tulung, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (11/2/2021).

Sonny mengatakan PKPI mengapresiasi semua pihak yang telah menyuarakan penolakan terhadap RUU Pemilu. Sebab hal itu dinilai Sonny sebagai upaya mengkerdilkan demokrasi.

Baca juga: PKS : Kami Tetap Istiqomah Ingin Lanjutkan Pembahasan RUU Pemilu 

"PKPI mengapresiasi semua pihak, sahabat-sahabat di DPR RI dan semua stakeholder yang telah berjuang bersama PKPI untuk menyuarakan penolakan terhadap revisi UU Pemilu dan UU Pilkada sebagai bagian dari penolakan terhadap upaya mengkerdilkan demokrasi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sonny menuturkan PKPI mengimbau semua pihak untuk lebih fokus untuk menangani dan melawan pandemi Covid-19.

Baca juga: Demokrat Dorong Pemilu 2022 dan 2023 Digelar, Tak Setuju Pembahasan UU Pemilu Ditunda

"Marilah kita sebagai bangsa bersatu menghadapi tantangan yang lebih membutuhkan energi kita bersama yaitu memerangi wabah Covid-19. Kiranya Tuhan YME menyertai kita semua," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan Komisi II telah sepakat tidak akan melanjutkan pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Hal itu disampaikannya setelah menggelar rapat dengan Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) terkait kelanjutan pembahasan RUU Pemilu.

Baca juga: Demokrat Tetap Dorong Revisi UU Pemilu dan Normalisasi Jadwal Pilkada

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved