Breaking News:

Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida, KPK Ultimatum Sekdis Kebudayaan DIY 

Tim Penyidik KPK akan kembali melayangkan surat panggilan dan KPK mengimbau agar saksi kooperatif hadir sesuai dengan jadwal pemeriksaan

Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum Sekretaris Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erlina Hidayati.

Lantaran Erlina mangkir atau tidak memenuhi panggilan penyidik KPK tanpa keterangan apapun, Selasa (23/2/2021).

Erlina sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran 2016-2017 di Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"Yang bersangkutan tidak hadir dan tanpa konfirmasi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Untuk itu, tim penyidik memutuskan akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Erlina. 

"Tim Penyidik KPK akan kembali melayangkan surat panggilan dan KPK mengimbau agar saksi kooperatif hadir sesuai dengan jadwal pemeriksaan selanjutnya," kata Ali.

Baca juga: Gara-gara Kesal Istri Sering Ditelepon, Seorang Penggali Sumur Bunuh Teman yang Sedang Tidur

Selain Erlina, empat saksi lainnya kasus ini memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik pada Selasa (23/2/2021). 

Keempat saksi, yakni Aminto Mangun Diprojo selaku pemilik PT Kenanga Mulya, PT Bimapatria Pradanaraya, dan PT Tata Analisa Multi Mulya; seorang pihak swasta bernama Thomas Hartono ;  Kepala Bidang Perencanaan Dikpora DIY Surono; dan Sumadi selaku Inspektorat DIY.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Mapolres Sleman ini, tim penyidik mencecar keempat sakso mengenai adanya dugaan keterlambatwn dalam menyelesaikan proyek pembangunan stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved