Breaking News:

Kementan Dorong Peternak di Pekanbaru Ikut Program Asuransi Usaha Ternak, Ini Manfaatnya

Program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) untuk menjaga dari risiko kerugian akibat kematian atau kehilangan.

Ist
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. 

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau dan PT Jasindo membantu mengasuransikan sejumlah ternak petani.

Program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) ini untuk menjaga dari risiko kerugian akibat kematian atau kehilangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, program AUTS/K bertujuan untuk mengamankan indukan yang selama ini banyak dipotong.

Apalagi, pemerintah sudah membuat peraturan pelarangan pemotongan betina produktif.

“Jadi, yang kita targetkan adalah komoditas yang mudah terkena risiko, yaitu sapi betina agar tetap dipertahankan untuk berkembang biak,” ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo, Sabtu (27/2/2021).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan, Sarwo Edhy juga meminta Pemda mendorong peternak sapi agar mengasuransikan ternaknya.

Baca juga: Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik

Bila perlu, peternak mendapat bantuan asuransi ternak melalui dana APBD.

“Ada keuntungan bagi peternak yang mengikuti program ini. Bila terjadi sesuatu pada hewan ternak yang diusahakan, seperti mati atau hilang karena tindak kriminal seperti pencurian, peternak akan menerima klaim uang pertanggungan (UP) sebesar Rp 10 juta per ekor,” ujarnya.

Ajakan Pemda ini disambut baik peternak.

Sehingga, setiap tahun target selalu tercapai, bahkan melampaui.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved