Breaking News:

Korupsi Bansos Covid di Kemensos

Saksi Ungkap Sejumlah Vendor Bansos Dimintai Fee untuk Eks Mensos Juliari Batubara

Eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara disebut mengumpulkan fee dari setiap perusahaan vendor penyedia bansos Covid-19

Tribunnews/Irwan Rismawan
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara disebut layak dihukum mati, berikut respons PDI-P dan Gerindra. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara disebut mengumpulkan fee dari setiap perusahaan vendor penyedia bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek Tahun 2020.

Keterangan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemensos, Hartono Laras saat bersaksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja dalam kasus dugaan suap kepada Mensos Juliari Peter Batubara, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (3/3/2020 petang.

Baca juga: Hotma Sitompul Belum Serahkan Fee Lawyer dari Tersangka Korupsi Bansos ke KPK

Hartono mengaku ada permintaan fee atau yang ia sebut sebagai uang operasional berdasarkan pengakuan Adi Wahyono selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos.

"Pak Adi cerita menerima fee dari vendor?" tanya jaksa di persidangan. 

"Terkait kegiatan itu, pak Adi Wahyono yang ditunjuk KPA menyampaikan ke kami bahwa ada beberapa vendor yang diminta uang operasional," jawab Hartono.

Kemudian jaksa mendalami keterangan soal peruntukan penggunaan uang yang dikumpulkan dari para vendor penyedia paket bansos tersebut. Mulanya Hartono menyebut uang itu untuk kegiatan - kegiatan Kemensos.

Namun merujuk dari keterangan yang disampaikan Adi, uang itu dipakai untuk operasional Juliari. 

"Yang saya tahu saudara Adi menyampaikan kepada saya itu untuk operasional dari kegiatan - kegiatan. Awalnya kan dia nggak menyampaikan, tapi dia menyampaikan untuk operasional menteri. Jumlahnya tidak disampaikan kepada kami," ungkapnya.

Kendati demikian ia mengaku tak tahu besaran uang yang diterima Juliari dari para vendor. Dirinya juga mengklaim sama sekali tak menerima uang tersebut.

Baca juga: KPK Telusuri Jatah Proyek Bansos Covid-19 PT Rajawali Parama Indonesia

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved