Breaking News:

Penanganan Covid

Bamsoet Minta Orang Tua Siswa Diberikan Sosialisasi Sebelum Pembelajaran Tatap Muka Dimulai

Pentingnya izin dan peran orangtua siswa dalam membantu anaknya mempersiapkan diri menghadapi PTM.

TribunBanyumas.com/dina indriani
Suasana pembelajaran tatap muka di satu kelas di SD Negeri Simbangdesa 1 Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (9/3/2021). Pemkab Batang mulai membuka sekolah tatap muka di SD dan SMP di 13 kecamatan berstatus zona hijau kasus Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memastikan tiap sekolah melakukan sosialisasi dan meminta perizinan kepada orang tua murid terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Pasalnya, kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini, pentingnya izin dan peran orangtua siswa dalam membantu anaknya mempersiapkan diri menghadapi PTM.

"Bagaimana menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan sekolah, serta memberikan arahan kepada orang tua murid yang masih belum mengizinkan anaknya untuk melakukan kegiatan PTM di sekolah," kata Bamsoet kepada wartawan, Jumat (19/3/2021). 

Baca juga: Aturan Baru PPKM, Kuliah Diperbolehkan Tatap Muka

Selain itu, Politisi Partai Golkar ini juga meminta pemerintah, dalam hal ini Kemdikbud, dapat mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada sekolah-sekolah secara benar dan tepat sasaran.

"Serta memastikan sekolah dapat menggunakan dana BOS tersebut untuk melengkapi kebutuhan-kebutuhan penunjang kegiatan PTM di sekolah," tambahnya.

Mantan Ketua DPR RI ini juga mengingatkan kepada Kemendikbud agar tak terburu-buru dalam menetapkan kebijakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Bamsoet, keputusan dalam menentukan pembelajaran tatap muka di sekolah harus melalui pertimbangan yang matang.

Mengingat walaupun kasus Covid-19 disinyalir mengalami penurunan.

"Namun kewaspadaan tetap harus dijaga ditengah situasi yang masih dinyatakan pandemi," jelas Bamsoet.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved