Ridwan Kamil Siap Aliansi dengan PPP untuk 2024, Ini Janji yang Dia Ucapkan ke Suharso Manoarfa
Ridwan Kamil menyatakan komitmennya membantu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk Pemilu pemilihan legislatif 2024.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Choirul Arifin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan komitmennya membantu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk Pemilu pemilihan legislatif 2024.
Ridwan Kami menyatakan siap membantu Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mencari SDM potensial untk calon anggota legislatif potensial.
“Momentum 2024 kursi PPP di Jawa Barat harus meningkat pesat. Kuncinya satu, yaitu SDM yang berkualitas dan berkomitmen, dan itu saya mau membantu mencari itu,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini di Musyawarah Wilayah VIII DPW PPP Jawa Barat di Cianjur, Senin (29/3/2021).
Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di hadapan para peserta Muswil VIII DPW PPP Jawa Barat mengatakan di pemilihan legislatif Jabar PPP harus mendapatkan 12 kursi di DPRD Provinsi.
“Saat ini kursi PPP Jabar sedang dipinjam partai lain. Karena itu di 2024 nanti kita minta kembali kusi-kursi tersebut. Mulai saat ini tidak ada ruang bagi kita, seluruh kader selain mempersiapkan diri untuk menjemput kemenangan di 2024,” kata Suharso saat menghadiri Muswil Jabar, di Cianjur, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar, Ridwan Kamil Belum Dapat Kabar soal Pemicunya
Suharso mengatakan, tidak mudah mengembalikan 12 kursi yang pernah diraih PPP selain dengan kerja-kerja yang terarah dan terukur melalui kerja-kerja electoral.
Baca juga: Suharso Monoarfa Tidak Ingin Ada Lagi Friksi Dalam Internal PPP
“Namun tentunya dengan cara yang baik, santun dan kekinaian bukan tidak mungkin kursi-kursi tersebut bisa kita dapatkan kembali,” jelasnya.
Suharso mengungkapkan, saat ini banyak hal yang berbeda di structural DPP PPP, diantaranya adalah sebagian besar bidang-bidangnya hanya melakukan kerja-kerja electoral.
“Saat ini pengurus pusat juga diisi oleh beragam generasi. Karena ini di Muswil Bogor, saya ingin Jabar menjadi pelopor perubahan struktur organisasi,” ucap Suharso.
Suharso menambahkan, Pada 2024, pemilih di Jawa Barat 57 persen nya adalah akan diisi oleh generasi Z.
PPP akan mengarahkan pada kerja-kerja electoral yang targetnya adalah anak-anak muda, dan DPW-DPW juga harus melakuan hal tersebut.
“Karena Jawa Barat ini adalah barometer PPP di Indonesia. Jika suara PPP turun maka akan turun, namun jika di Jabar suara PPP naik, maka di seluruh Indonesia akan naik juga,” pungkasnya.
Ketua DPW PPP Jawa Barat Ade Yasin optimis dibawah pimpinan Suharso Monoarfa yang PPP bisa kembali besar.
“Saya melihat gebrakan-gebrakan pasca muktamar, ada perubahan mindset, keinginan, semangat dan merubah dari cara-cara tradisional dengan cara-cara yang modern, jelas dan terukur,” katanya.