Breaking News:

KBN 2021 Usulkan Pemerintah Tetapkan Hari Berkebaya Nasional 

Ketua Panitia Kongres Berkebaya Nasional (KBN) 2021 Lana T Koentjoro mendorong pemerintah menetapkan Hari Berkebaya Nasional. 

WARTA KOTA/Angga Bhagya Nugraha
Warga yang tergabung dalam Para Pecinta Kebaya dan Sarung Indonesia melakukan parade pada acara Cinta Busana Indonesia saat Hari Bebas Berkendaraan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/7/2019). Acara tersebut digelar dalam rangka mengajak warga Indonesia untuk menggunakan kembali busana khas Indonesia terutama kebaya sebagai wujud identitas budaya Bangsa. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Panitia Kongres Berkebaya Nasional (KBN) 2021 Lana T Koentjoro mendorong pemerintah menetapkan Hari Berkebaya Nasional. 

Hal tersebut masuk dalam usulan KBN 2021 yang digelar secara daring, pada Senin (5/4/2021).

"Tujuan KBN 2021 sebagai masukan kepada pemerintah dalam pelaksanaan Hari Berkebaya Nasional," ujar Lana melalui keterangan tertulis, Selasa (6/4/2021).

Penampilan sejumlah perempuan berkebaya Semarang saat fashion show memamerkan keindahan batik Jawa Tengah dalam acara Kota Lama Romantic Poem bersama Tribun Jateng dan Pemerintah Kota Semarang, di Kota Lama Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/11/2019) malam. Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Penampilan sejumlah perempuan berkebaya Semarang saat fashion show memamerkan keindahan batik Jawa Tengah dalam acara Kota Lama Romantic Poem bersama Tribun Jateng dan Pemerintah Kota Semarang, di Kota Lama Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/11/2019) malam. Tribun Jateng/Hermawan Handaka (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Hari Berkebaya Nasional sebagai satu solusi untuk mempopulerkan dan mewajibkan perempuan Indonesia mengenakan kebaya setidaknya di hari nasional berkebaya. 

KBN 2021 juga melakukan upaya pelestarian dan pemasyarakatan kebaya kepada generasi milenial. 

"Sebagai solusi mengenalkan kebaya sebagai pakaian sehari-hari," tutur Lana. 

Selain itu, KBN 2021 berupaya menjadikan kebaya sebagai warisan budaya dunia tak benda kepada UNESCO. 

"Tujuan kedua kebaya diharapkan mendapat pengakuan UNESCO sebagai salah satu khasanah Indonesia seperti batik dan keris," ujar Lana. 

Suasana ratusan wanita berkebaya naik MRT untuk memperkenalkan budaya Indonesia, Selasa (20/8/2019).
Suasana ratusan wanita berkebaya naik MRT untuk memperkenalkan budaya Indonesia, Selasa (20/8/2019). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Seperti diketahui, kebaya merupakan  satu di antara pakaian yang sering dikenakan wanita pada acara resmi seperti acara pemerintah, resepsi pernikahan, dan pesta lainnya. 

Busana ini telah menjadi identitas nasional sejak Presiden Soekarno menyatakan sebagai pakaian adat nasional.

Lokakarya Jakarta 1978 menetapkan kebaya sebagai sebagai Busana Nasional yang mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 1972 tentang Djenis-Djenis Pakaian Sipil.

Keberadaan kebaya dikuatkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved