Breaking News:

Kemlu RI: WNI Tanpa Dokumen Rentan Jadi Korban TPPO

(WNI) yang bekerja diluar negeri tanpa memiliki kelengkapan dokumen resmi (undocumented) diasumsikan rentan menjadi korban tindak pidana perdagangan

Dok. Kemlu RI
Direktur Perlidungan WNI (PWNI), Judha Nugraha dalam konferensi pers dengan media, Rabu (3/6/2020). 

Uang panjar yang diberikan pada WNI merupakan salah satu jebakan dari para calo sebelum berangkat keluar negeri.

Namun setelah PMI menyadari apa yang dijanjikan tidak sesuai apa yang mereka kira di Indonesia, ketika para PMI itu ingin kembali ke Indonesia, mereka akan dijerat dengan uang panjar tersebut.

“Ini kasus yang banyak terjadi,” lanjutnya.

Judha mengatakan perlunya edukasi kepada masyarakat agar bisa memahami modus-modus para calo seperti itu.

Khususnya kepada masyarakat atau WNI di daerah-daerah kantong-kantong atau di daerah asal para pekerja migran Indonesia, agar hal itu bisa dicegah.

Judha mengatakan dalam catatan Kemlu RI, kasus TPPO yang terjadi diluar negeri mayoritas terkait dengan eksploitasi tenaga kerja.

Untuk menangani ini, pihaknya bekerja sama dengan 7 kementerian/lembaga untuk proses penanganan, mulai dari penanganan di luar negeri hingga sampai ke Indonesia.

Kedutaan besar Indonesia, sejumlah kementerian hingga Polri menurutnya harus turut andil dalam menangani korban TPPO.

“Penanganan kasus harus dilakukan secara holistic mulai dari luar negeri hingga dikembalikan ke daerah asal, termasuk terkait penegakan hukum,” katanya.

Selain itu, pencegahan menurut Judha adalah tindakan yang paling penting, efektif dan mudah.

Halaman
123
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved