Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Ngabalin Mengaku Belum Kantongi Rincian Reshuffle Kabinet

Ngabalin hanya mengetahui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan berdiri sendiri

Tangkap layar channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu reshuffle kabinet kembali santer terdengar belakangan ini, terutama setelah adanya keputusan DPR yang menyetujui surat pemerintah mengubah nomenklatur kementerian dalam rapat paripurna pada Jumat (9/4) lalu.

Dalam rapat paripurna itu DPR menyetujui permintaan pemerintah menggabungkan Kementerian Ristek dengan Kemendikbud, dan membentuk Kementerian Investasi.

Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin mengatakan Presiden Jokowi akan mengambil keputusan reshuffle dalam waktu dekat ini.

”Menurut Bang Ali itu tak lama. Makanya ketika ditanya kapan dan Insya Allah pekan-pekan ini.

Saya yakini pekan ini. Kita tunggu saja sambil kita menunggu karena apa pun alasannya ini, kan, hak prerogatif Presiden," kata Ngabalin, Selasa (13/4).

Baca juga: Qodari Sebut Sosok Ini Layak Isi Pos Kemendikbudristek

Ngabalin menyebut Jokowi adalah sosok yang kerap mengambil keputusan secara cepat dan tepat sehingga ketika surat perubahan nomenklatur kementerian sudah disetujui DPR, maka diprediksi dalam waktu dekat reshuffle bakal dilakukan Jokowi.

"Satu hal yang ada Presiden Jokowi itu tidak pernah lambat mengambil keputusan dan alhamdulillah selalu tepat dan cepat.

Setelah  beliau mengirim surat 30 Maret ke DPR tentang rencana penggabungan itu, kemudian diterima DPR dan di sidang kemudian DPR menyetujui," ujarnya.

Ngabalin sendiri mengaku belum mengantongi rincian reshuffle kabinet.

Dia menyebut informasi utuh baru akan ia beberkan ke publik pada Kamis (15/3).

Baca juga: Politikus PDIP: Penggabungan Ristek dan Kemendikbud Akan Buat Lebih Efektif

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved