Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Daftar Nama Disebut akan Jadi Menteri Baru Jokowi, Ada Pejabat Lama hingga 2 Kader PAN

Berikut ini daftar nama yang disebut-sebut akan menjadi menteri baru Presiden Jokowi. Ada nama pejabat lama hingga dua kader PAN.

HO/BIRO PERS/LAILY RACHEV
Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif baru Sandiaga Uno (dua kiri), saat pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Presiden melantik enam menteri untuk menggantikan posisi menteri lama (reshuffle) dan lima wakil menteri, diantaranya Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta M Lutfi sebagai Menteri Perdagangan. HO/BIRO PERS/LAILY RACHEV 

6. Bambang Brodjonegoro

Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Kantor Kementerian Riset dan Teknologi Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2020).
Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Kantor Kementerian Riset dan Teknologi Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2020). (Jeprima)

Pengamat politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menilai Bambang Brodjonegoro yang kini menjabat Menristek, cocok memimpin Kemendikbudristek.

"Bambang juga cocok karena dia berangkat dari akademisi."

"Namun semua tergantung Jokowi, karena bisa juga menterinya sosok lain," ungkapnya.

Jokowi Belum Minta Pertimbangan

Baca juga: Pengamat Pendidikan Nilai Nadiem Makarim Jangan Direshuffle: Muda, Berani dan Visioner

Baca juga: Disinggung Soal Isu Reshuffle dan Komunikasi dengan Jokowi, Begini Jawaban PPP 

Meski sejumlah nama diisukan akan menjadi menteri baru, Presiden Jokowi hingga saat ini belum meminta pertimbangan pada Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Anggota Wantimpres, Muhammad Mardiono, mengatakan sejauh ini Jokowi baru meminta pertimbangan terkait penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek.

"Belum. Belum ada (presiden minta pertimbangan soal menteri). Kecuali yang penggabungan, ya. Penggabungan itu," kata Mardiono, ditemui di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang No.82, Jakarta Selatan, Rabu (14/4/2021).

Ia menambahkan, dirinya tidak bisa berbicara banyak soal isu reshuffle.

Pasalnya, anggota Wantimpres tak terkait dengan masalah tersebut.

"Berhubungan dengan persoalan reshuffle, kan saya Wantimpres, saya tidak di operasional," pungkasnya.

Perkiraan Jadwal Reshuffle

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat.

Hal ini, menurut Ngabalin, sesuai ciri khas kerja Jokowi yang tak membiarkan pekerjaan berlarut-larut.

"Kalau tidak pekan ini pekan besok, yang pasti tidak lama."

"Kalau Pak Jokowi itu tidak lama-lama, beliau itu kan orang tidak bisa membiarkan suatu urusan berlama lama," ungkapnya, Rabu (14/4/2021).

Sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin melalui akun Twitternya, @AliNgabalinNew, mengumumkan Presiden akan melantik dua menteri baru.

Lewat cuitannya, Ngabalin juga mengaku dirinya tak tahu-menahu soal kemungkinan kementerian lain juga diganti.

"Presiden insya Allah akan melantik menteri baru (1) Menteri DIKBUD/RISTEK (2) Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Adakah menteri lain yg akan dilantik, kapan & siapa para beliau itu?

Wallahu'alam bisshowaab itu hak prerogatif Presiden & kita tunggu saja.#KabinetIndonesiaMaju," cuitnya, Rabu.

Baca berita Reshuffle Kabinet lainnya

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Taufik Ismail/Dennis Destryawan/Inza Maliana/Vincentius Jyestha Candraditya)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved