Breaking News:

Imparsial Apresiasi Keputusan Kapolri yang Tak Lagi Instruksikan Polsek Lakukan Penyidikan

Pasalnya kata Ardi, di jajaran Polsek belum tersedia ruangan introgasi bagi pelaku yang memadai.

Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi Polisi 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga yang berfokus untuk mengawasi dan menyelidiki pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Imparsial, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit yang tidak lagi memerintahkan jajaran Polsek untuk melakukan penyidikan terhadap suatu kasus.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra yang menyatakan, langkah tersebut tepat guna meminimalisir adanya aksi praktik penyiksaan dalam penegakan hukum.

"Kami apresiasi Kapolri menerbitkan surat edaran tentang Polsek yang tidak lagi melakukan proses hukum dalam hal ini penyidikan," kata Ardi saat Diskusi Publik membahas Perkap HAM dalam Mencegah Praktik Penyiksaan dalam Penegakan Hukum, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Jarak dan Kasus Minim, Jadi Alasan Mengapa 1.062 Polsek Se-Indonesia Tidak Proses Penyidikan

Pasalnya kata Ardi, di jajaran Polsek belum tersedia ruangan introgasi bagi pelaku yang memadai.

Serta katanya dari segala segi sumber daya yang ada di jajaran Polsek juga dinilai belum mampu untuk melakukan pemeriksaan.

Hal tersebut kata Ardi, sangat memicu adanya insiden kekerasan cenderung penyiksaan disaat anggota kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap seorang pelaku.

"Usulan Kompolnas itu berpengaruh dalam mengurangi praktik kekerasan proses hukum, penegakan hukum di kepolisian, karena Polsek tidak mempunyai tempat ruang introgasi memadai bahkan sumber daya nya juga tidak cukup, maka tidak layak untuk melakukan pemeriksaan," tukas Ardi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan kebijakan terkait polsek-polsek yang kini tidak lagi melakukan proses penyidikan.

Baca juga: Imparsial Sebut Bertaburnya Kebencian SARA di Medsos Bisa Tumbuhkan Terorisme

Tercatat, sebanyak 1.062 Polsek di seluruh Indonesia dinyatakan Kapolri untuk tidak lagi melakukan penyidikan.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved