Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Partai Demokrat Akan Bawa Kubu KLB Sibolangit ke Ranah Hukum Jika Langgar Somasi

Partai Demokrat akan menggugat kubu kongres luar biasa (KLB) Sibolangit jika melanggar isi somasi yang telah diteken pengurus Partai.

Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Koordinator Tim Hukum Partai Demokrat Mehbob (kanan) didampingi Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Demokrat Herzaky Mahendra Putra (tengah) saat menghadiri sidang perdana gugatan AD/ART di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (20/4/2021) 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat akan menggugat kubu kongres luar biasa (KLB) Sibolangit jika melanggar isi somasi yang telah diteken pengurus Partai.

Koordinator Tim Hukum DPP Partai Demokrat Mehbob mengatakan, isi somasi itu yakni melarang penggunaan atribut partai, seperti halnya bendera dan baju partai serta mengatasnamakan diri sebagai pengurus Partai Demokrat.

“Ya makanya kami akan liat kalo tetap mereka melakukan masih mengatasnamakan Partai Demokrat pasti kami akan melakukan tindakan secara hukum,” katanya kepada awak media usai sidang perdana gugatan AD/ART Partai Demokrat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/4/2021).

Lanjut Mehbob, langkah hukum yang dimaksudnya itu bisa dilakukan dalam waktu dekat ini atau bahkan paling lama pasca Idul Fitri 2021.

Baca juga: Eks Ketua DPC Tegal Gugat AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Partai

"Pasti dalam waktu dekat ya minimal dalam waktu yang dekat paling lama abis lebaran setelah bulan ramadhan," ujarnya.

Diketahui, pada Senin (19/4/2021) Tim Advokasi DPP Partai Demokrat untuk dan atas nama DPP Partai Demokrat, melakukan somasi terbuka kepada kubu Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Adapun pihak-pihak yang disomasi adalah Kepala KSP Moeldoko, Jhoni Allen Marbun, Marzuki Alie, Darmizal, Max Sopacua, Muhammad Rahmad, dan seluruh peserta KLB Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca juga: Jhoni Allen cs Mangkir dari Sidang Perdana Gugatan AD/ART, Demokrat: Tak Menghormati Hukum

"Kami menegur Para Tersomir untuk menghentikan segala bentuk perbuatan melawan hukum sebagaimana dimaksud di atas, dengan seketika, sejak somasi ini disampaikan. Namun apabila Para Tersomir masih saja menggunakan atribut, berbicara, membuat pernyataan, menunjukan sikap dan/atau melakukan tindakan yang mengatasnamakan dan seolah mencitrakan dirinya sebagai Partai Demokrat yang sah, maka kami akan mengambil tindakan tegas dengan melakukan segala upaya hukum," tulis satu dari empat point somasi terbuka DPP Partai Demokrat.

Merespons hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat kubu Moeldoko, Darmizal menegaskan, somasi tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Baca juga: Moeldoko Tetap Bungkam saat Ditanya Kisruh Partai Demokrat yang Menangkan AHY

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved