Breaking News:

Korupsi Bansos Covid di Kemensos

Sosok Ihsan Yunus Tak Ada Dalam Dakwaan Juliari Batubara, Ini Jawaban KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal tak adanya sosok Ihsan Yunus dalam dakwaan eks Menteri Sosial Juliari

Tribunnews/Irwan Rismawan
Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, M Rakyan Ihsan Yunus tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2021). Ihsan dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal tak adanya sosok Ihsan Yunus dalam dakwaan eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

Pasalnya nama politikus PDIP kolega Juliari Batubara itu sebelumnya muncul pada saat penyidikan serta persidangan terdakwa lain dalam perkara suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan bahwa surat dakwaan sebagai dasar pemeriksaan di persidangan disusun berdasarkan fakta rangkaian perbuatan terdakwa sebagaimana hasil penyidikan yang tercantum dalam berkas perkara.

"Alat bukti yang dimiliki KPK di antaranya saksi maupun alat bukti lain akan di paparkan Tim JPU (Jaksa Penuntut Umum) di depan majelis hakim nantinya," kata Ali kepada Tribunnews.com, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: KPK Dakwa Dua Anak Buah Eks Mensos Juliari Batubara Sebagai Perantara Suap Rp 32 Miliar

Baca juga: Aneh, Pemberi Suap dalam Kasus Eks Mensos Juliari Batubara Selamat dari Dakwaan

KPK, kata Ali, mengajak masyarakat untuk mengikuti seluruh proses persidangan tersebut.

Komisi antikorupsi memastikan jika kemudian berdasarkan fakta dipersidangan dapat disimpulkan adanya dugaan keterlibatan pihak lain, maka akan dikembangkan lebih lanjut.

"Siapapun dapat ditetapkan sebagai tersangka sepanjang ditemukan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup sekalipun tidak tertuang dalam bagian uraian perbuatan terdakwa di dalam surat dakwaan tersebut," ujar Ali.

Jaksa penuntut umum KPK sebelumnya telah selesai membacakan dakwaan Juliari Peter Batubara pada Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Jaksa KPK Sebut Juliari Potong Rp10 Ribu dari Tiap Paket Bansos Covid-19

Baca juga: Percakapan Penyuap Juliari Batubara dan Eks PPK Kemensos, Terungkap Soal Kata Titipan Pak Menteri

Akan tetapi, sosok Anggota Komisi II DPR Ihsan Yunus tidak termuat dalam dakwaan Juliari.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved