Breaking News:

Eks Pimpinan KPK Kecewa Hasil Putusan MK terkait Uji Formil UU 19/2019

Laode M Syarif merasa kecewa atas hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji formil Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Eks Wakil Ketua KPK Laode M Syarif 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif merasa kecewa atas hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji formil Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

"Saya kecewa atas putusan itu, kecewa dikarenakan beberapa hal," ujar Syarif dalam diskusi bertajuk menyibak putusan MK dalam uji formil dan materi revisi UU KPK secara virtual, Kamis (6/5/2021).

Syarif yang merupakan salah seorang dari 14 pemohon tersebut mengatakan meskipun yang diajukan adalah uji formil, seharusnya majelis hakim juga menggali kebenaran-kebenaran materi dari bukti-bukti yang disampaikan para pihak.

Menurutnya, proses revisi UU KPK tersebut tidak memenuhi syarat-syarat formil yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan. 

Sebagai contoh, dikatakan revisi UU KPK sudah dikonsultasikan dengan publik termasuk seminar dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Nasional.

"Itu dianggap sudah dipublikasikan," kata Syarif.

Seharusnya, kata dia, pada tahapan itu majelis hakim lebih dalam lagi. 

Artinya harus mengetahui berapa persentase orang yang setuju atau menolak.

Baca juga: Dewas Harap Putusan MK Soal Penyadapan dan Penyitaan Perkuat Kerja KPK

"Kita tahu persis pada seminar itu hampir sebagian orang mengatakan bahwa tidak butuh revisi Undang-Undang KPK," kata Syarif.

Kemudian, terkait pernyataan Majelis Hakim Saldi Isra yang membandingkan protes kelompok pro dan kontra revisi UU KPK dinilainya tidak pas. 

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved