Breaking News:

Ali Imron Janji Deradikalisasi Eks Kombatan Afghanistan dan JI Jika Grasi Dikabulkan

Terpidana kasus Bom Bali I, Ali Imron mengatakan akan melakukan program deradikalisasi jika permohonan grasi dikabulkan Presiden Joko Widodo.

Tribunnews.com/Dennis Destyawan
Terpidana kasus Bom Bali I Ali Imron saat berbincang dengan redaksi Tribun Network di kantor BNPT, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/5). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpidana kasus Bom Bali I, Ali Imron mengatakan akan melakukan program deradikalisasi jika permohonan grasi dikabulkan Presiden Joko Widodo.

Ali Imron telah mengajukan grasi.

Ia berjanji jika grasi dikabulkan maka akan melakukan deradikalisasi.

Ali Imron akan melakukan deradikalisasi terhadap eks kombatan Afghanistan hingga Jemaah Islamiyah (JI).

"Kalau (grasi) dikabulkan, yang saya lakukan deradikalisasi. Pertama kepada teman-teman kami yang alumni Afghanistan. Kemudian kepada kawan-kawan JI," ujar Ali Imron kepada Tribun Network, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Ali Imron Soal Munarman: Kalau Ditangkap Tentu Sudah Melakukan Tindakan Melanggar Hukum

Disampaikan Ali Imron saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra.

Menurut Ali, deradikalisasi tak akan cukup hanya dilakukan dari balik jeruji besi.

Karena itu, ia ingin grasinya dikabulkan.

"Kenapa saya ingin bebas? Kalau enak-enak, aman-aman, enak di dalam (penjara). Dijaga, diawasi, Tetapi banyak kawan-kawan kami alumni JI tidak berani membesuk kami," ucap Ali.

Ali berpandangan banyak kelompok JI yang menganggap dirinya terzolimi, sehingga memicu untuk melakukan aksi teror.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved