Breaking News:

Curhat Ali Imron: Saya Sudah 20 Kali Ramadhan Tidak di Rumah

Terpidana kasus Bom Bali, Ali Imron mengaku sangat menyesali perbuatannya.

Tribunnews.com/Dennis Destyawan
Terpidana kasus Bom Bali I Ali Imron saat berbincang dengan redaksi Tribun Network di kantor BNPT, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/5). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpidana kasus Bom Bali, Ali Imron mengaku sangat menyesali perbuatannya.

Kini, sudah hampir 20 tahun dirinya merayakan Idul Fitri dari balik jeruji besi.

Ali Imron diciduk pada 2003 silam.

Ia divonis hukuman penjara seumur hidup sejak itu.

Ia mengaku merindukan suasana rumah, lantaran sudah hampir melewati 20 kali lebaran.

"Ini bukan suci Ramadan. Saya menjalani dipenjara 19 kali Ramadan. Sekali buron, jadi sudah 20 kali menjalani tidak di rumah," ujar Ali saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Rabu (12/5).

Ali menyesali perbuatannya.

Baca juga: 19 Kali Jalani Ramadan di Penjara, Ini Pesan Napiter Bom Bali I Ali Imron

Ia pun meminta maaf kepada keluarga korban Bom Bali I.

Ia menyadari Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam semesta.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved