Breaking News:

Korupsi Bansos Covid di Kemensos

Alasan Penyuap Juliari Beri Sepeda Brompton untuk Orang Dekat Ihsan Yunus: Agar dapat Proyek Lagi

Yogas sendiri diketahui merupakan operator dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus

Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Sidang lanjutan pidana korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 yang menjerat eks Menteri Sosial Juliari Pieter Batubara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (24/5/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konsultan hukum PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonangan Sude sekaligus terdakwa dalam dugaan kasus pengadaan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 Harry Van Sidabuke, membeberkan alasan dirinya memberikan dua unit sepeda Brompton kepada Agustri Yogasmara alias Yogas.

Yogas sendiri diketahui merupakan operator dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus sekaligus broker.

Alasan tersebut dibeberkan Harry saat dirinya duduk sebagai saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi bansos Covid-19, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Mulanya jaksa KPK menyinggung nama Yogas kepada Harry, jaksa menanyakan terkait penyaluran fee komitmen untuk jatah kuota bansos terhadap para vendor.

Baca juga: Mantan Sespri Juliari dan 4 Orang Lain jadi Saksi Sidang Lanjutan Korupsi Bansos Covid

Pertanyaan itu dilayangkan jaksa dalam sidang atas terdakwa kedua mantan pejabat Kementerian Sosial sekaligus anak buah eks Mensos Juliari Batubara yakni Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono.

"Apakah bersamaan setelah saksi (Harry) memberi fee kepada Joko, juga memberikan ke Yogas?," tanya jaksa dalam ruang sidang.

"Berbeda. Kalau dengan mas Yogas memang tergantung mas Yogas mintanya kapan. Yang penting saya sudah stand by kan uangnya pak," jawab Harry atas pertanyaan jaksa.

Mendengar jawaban itu, lantas jaksa menanyakan terkait jumlah uang yang dijadikan fee komitmen dari Harry kepada Yogas untuk jatah kuota bansos.

"Selain pemberian ke Joko juga memberikan ke Yogas ya?," tanya jaksa lagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved