Breaking News:

PSI Dampingi Anak Korban Pemerkosaan dan Perdagangan Orang di Bekasi

PSI bertemu dengan keluarga anak korban pemerkosaan dan perdagangan orang yang terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Tersangka kasus pencabulan AT (21) yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi saat di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (21/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertemu dengan keluarga anak korban pemerkosaan dan perdagangan orang yang terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam pertemuan ini, PSI menyampaikan komitmen untuk mendampingi korban PU dan keluarganya untuk mendapatkan keadilan.

PU, remaja putri siswa kelas 9 SMP yang baru berusia 15 tahun, menjadi korban pemerkosaan oleh tersangka AT, seorang pria berusia 21 tahun.

Baca juga: Pantaskah Anak Anggota DPRD Bekasi Pelaku Pemerkosaan Menikahi Korbannya? Ini Kata Psikolog

AT, anak anggota DPRD di Kota Bekasi ini, juga diduga melakukan kejahatan perdagangan orang dengan menawarkan PU sebagai pekerja seksual melalui layanan chat daring.

Dalam sehari, PU harus melayani empat hingga lima orang lelaki hidung belang yang membayar AT.

Komitmen PSI untuk melakukan pendampingan dimulai dengan pertemuan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Bekasi, Tanti Herawati, di rumah keluarga korban.

Baca juga: Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Ingin Nikahi Pacar yang Disetubuhinya, Ini Respons Kuasa Hukum Korban

Pertemuan dilanjutkan dengan kunjungan keluarga PU ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan ini, keluarga korban ditemui oleh Direktur Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPP PSI Imelda Berwanty Purba, dan beberapa pengurus DPP PSI lainnya.

Ayah korban dalam dua pertemuan ini menceritakan, keluarganya mendapatkan berbagai ancaman dan intimidasi melalui telepon, pesan singkat, hingga pintu rumahnya yang digedor-gedor tengah malam.

Halaman
1234
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved