Breaking News:

Ibadah Haji 2021

Dana Haji Capai Rp 150 Triliun, BPKH: Kami Nyatakan Tetap Aman

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan dana haji milik calon jemaah yang per Mei 2021 mencapai Rp 150 triliun tetap aman.

Tribunnews.com/ Rina Ayu
Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu, di Kantor Kementerian Agama, MH.Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat sore (19/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan dana haji milik calon jemaah yang per Mei 2021 mencapai Rp 150 triliun tetap aman.

Dana haji tersebut juga tidak pernah dipergunakan untuk investasi infrastruktur sebagaimana dikhawatirkan para calon jemaah haji. 

"Dana haji per Mei 2021 itu nilainya Rp 150 triliun. Kami menyatakan tetap aman," ujar Anggito Abimanyu Senin (7/6/2021) kemarin.

"Tidak ada utang akomodasi ke Arab Saudi, tidak ada alokasi investasi di infrastruktur, yang tentu banyak yang mengintepretasikan bahwa ini akan berisiko tinggi untuk dana haji," sambung dia.

Berbagai spekulasi liar terkait pengelolaan dana haji mencuat ke ruang-ruang publik. 

Tiga hari terakhir, muncul #AuditDanaHaji yang membanjiri media sosial Twitter, muncul anggapan dana haji digunakan untuk investasi infrastruktur, dan lain sebagainya. 

Berbagai spekulasi liar ini muncul setelah pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021. 

Anggito memastikan, bahwa berbagai isu luar yang beredar mengenai dana haji tidaklah benar. 

"Anda baca di KMA Nomor 660 (tahun 2021), itu adalah tiga hal (mengapa keberangkatan haji 2021 dibatalkan). Kesehatan, keselamatan, dan keamanan jamaah haji," tutur dia. 

Selain itu, Anggito juga membantah isu miring yang menyebut Pemerintah membatalkan keberangkatan haji karena BPKH memiliki hutang akomodasi pada penyedia jasa layanan haji di Arab Saudi. 

Halaman
12
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved