Breaking News:

Revisi UU ITE

Mahfud MD Contohkan Kasus Baiq Nuril Untuk Jelaskan Revisi Terbatas UU ITE

Mahfud MD memberikan contoh kasus Baiq Nuril dalam menjelaskan revisi terbatas Undang-Undang ITE.

Tribunnews.com/Gita Irawan
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD saat konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan contoh kasus Baiq Nuril dalam menjelaskan revisi terbatas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 (UU ITE).

Sebelumnya Baiq Nuril diketahui turut memberikan pandangan dan pengalamannya kepada Tim Kajian UU ITE yang telah menghasilkan rekomendasi untuk merevisi pasal-pasal karet dalam UU ITE.

Sebagaimana diketahui pada 2015 lalu, Baiq Nuril dilaporkan atasannya yang berinisial M ke Polres Mataram dengan Pasal 27 Ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dituduh menyebarkan rekaman suara M yang menceritakan pengalaman seksualnya dengan seorang perempuan yang juga dikenal Nuril.

Pasal tersebut berbunyi "Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan".

Mahfud MD mengatakan dalam revisi terbatas UU ITE akan ada penambahan frasa "untuk diketahui oleh umum".

Baca juga: Menkominfo, Kapolri, dan Jaksa Agung akan Teken SKB Terkait UU ITE Paling Lambat Pekan Depan

Dengan penambahan frasa tersebut dalam revisi terbatas UU ITE, lanjut Mahfud MD, kata mendistribusikan menjadi tidak bisa dimaknai dengan mengirim secara pribadi.

"Nah sekarang ini seperti Baiq Nuril itu kan karena kata 'untuk diketahui oleh umum' itu tidak ada. Sekarang kita bisa dihukum kalau itu didistribusikan untuk diketahui umum. Kalau melapor bahwa saya di rumah sakit diperlakukan kurang baik, melapor ke anaknya, kan ya tidak apa-apa, tidak bisa dihukum," kata Mahfud MD.

Mahfud mengatakan revisi di tingkat seperti itulah yang ada dalam revisi terbatas UU ITE dengan maksud memperjelas istilah-istilah yang ada di dalam undang-undang tersebut.

Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah Segera Sinkronisasi Revisi Terbatas 4 Pasal Karet di UU ITE

"Seperti itu yang kita beri penjelasan, sehingga revisinya itu secara substansi menambah kalimat, memperjelas maksud dari istilah-istilah yang ada di dalam undang-undang itu," kata Mahfud MD.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved