Calon Panglima TNI

Rekam Jejak Jenderal Andika dan Laksamana Yudo, 2 Sosok yang Digadang Jadi Panglima TNI

Jabatan Panglima TNI yang saat ini diemban Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akan berakhir pada tahun 2021 ini. Dua perwira ini berpeluang menggantinya

tnial.mil.id
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono (kiri) bertemu dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sosok perwira TNI yang akan menggantikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto masih terus menjadi perbincangan.

Diketahui, Hadi Tjahjanto bakal pensiun pada akhir tahun ini.

Sejauh ini, ada dua nama yang berpotensi kuat menjadi calon Panglima TNI.

Dua perwira TNI itu yakni KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

Sebenarnya masih ada sosok KSAU Marsekal TNI Fajar. Namun mengingat Panglima TNI saat ini berasal dari matra udara, kecil kemungkinan Jokowi menunjuk KSAU jadi pengganti Marsekal Hadi.

"Kita rujuk lagi bisa menjadi dua, dua itu KSAD dan KSAL gitu," kata  Effendi Simbolon saat dihubungi, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Ramai Bursa Calon Panglima TNI, Simak Aturan Pemilihan Panglima TNI di UU No 34 Tahun 2004

Berikut profil singkat Jenderal Andika dan Laksamana Yudo Margono:

1. Profil Jenderal Andika Perkasa 

Andika Perkasa lahir di Bandung, Jawa Barat, 21 Desember 1964.

Andika Perkasa adalah menantu Mnatan Kepala BIN AM Hendropriyono.

Selama bertugas menjadi prajurit TNI AD, Andika Perkasa banyak menghabiskan waktunya untuk pendidikan.

Dalam kurun waktu 2003 hingga 2011, ia berada di Washington DC, Amerika Serikat untuk memperoleh pendidikan militer.

Dilansir Kompas.com, Andika Perkasa pernah mengenyam pendidikan Strata 1 (S1) jurusan Ekonomi di dalam negeri.

Sementara gelar Strata 2 (S2) dan Strata 3 (S3), Andika Perkasa mendapatkannya saat melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved