Breaking News:

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Kuasa Hukum Minta Pembacaan Vonis Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alatas dan Andi Tatat Disatukan

Kuasa Hukum terdakwa MRS meminta majelis hakim dalam sidang dengan agenda vonis kasus swab test RS UMMI untuk mempercepat jalannya persidangan.

Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Aparat kemanan gabungan mengamankan ruas jalan sekitar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur saat sidang vonis atas terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS), Kamis (24/6/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa Hukum terdakwa Muhammad Rizieq Shihab meminta majelis hakim dalam sidang dengan agenda vonis kasus swab test RS UMMI untuk mempercepat jalannya persidangan.

Hal itu diminta Kuasa Hukum guna mencegah hal yang tidak diinginkan karena massa simpatisan sudah berkumpul di sekitaran Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Awalnya Ketua Majelis Hakim Khadwanto membuka jalannya persidangan.

Terpantau dalam ruang sidang yang digelar pada pukul 09.35 WIB ini hanya Rizieq Shihab yang dihadirkan sebagai terdakwa.

Sementara dua terdakwa lain yang turut terlibat dalam perkara ini yakni Muhammad Hanif Alatas dan Andi Tatat akan disidang secara terpisah.

Namun, saat Majelis Hakim ingin melanjutkan persidangan, salah satu kuasa hukum Rizieq, mengajukan interupsi kepada majelis hakim.

Dalam interupsinya dia meminta agar sidang dengan agenda sidang pembacaan vonis ini seluruh terdakwanya disatukan dalam ruang sidang.

Ruas Jalan utama ditutup, ini kondisi lalu lintas di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur saat sidang vonis atas terdakwa Muhammad Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alattas dan Direktur Utama RS UMMI Andi Tatat, Kamis (24/6/2021).
Ruas Jalan utama ditutup, ini kondisi lalu lintas di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur saat sidang vonis atas terdakwa Muhammad Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alattas dan Direktur Utama RS UMMI Andi Tatat, Kamis (24/6/2021). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

"Majelis hakim yang mulia mohon dipertimbangkan kalau diperkenankan sebaiknya sekalian saja tiga masuk walaupun itu perkara yang berbeda tapi satu rangkaian," kata kuasa hukum Rizieq Shihab dalam persidangan, Kamis (24/6/2021).

Hal itu kata Kuasa Hukum sebagai upaya pihaknya untuk menanggulangi kejadian yang tak diinginkan.

Halaman
12
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved