Breaking News:

RI Dukung Ratifikasi Konvensi ILO 190 Soal Penghapusan Pelecehan dan Kekerasan di Dunia Kerja

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pelecehan seksual di tempat kerja bisa menimpa siapa saja.

screenshot
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendukung langkah International Labour Organization (ILO) meratifikasi konvensi ILO 190 tentang Penghapusan Pelecehan dan Kekerasan di Dunia Kerja.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pelecehan seksual di tempat kerja bisa menimpa siapa saja.

Pelecehan seksual dapat memberikan dampak fisik dan seksual bagi korban dan berdampak menurunnya kinerja.

"Selain itu, hal ini juga akan berdampak pada turunnya produktivitas kerja yang berdampak pada kelangsungan usaha dan mempengaruhi pekerja dan keluarganya," kata Ida di webinar Penghapusan Kekerasan di Dunia Kerja, Selasa (29/6/2021).

Menurutnya perlu adanya kepedulian bersama untuk mewujudkan kenyamanan dalam bekerja melalui pencegahan pelecehan di tempat kerja.

Dalam hal ini, Ida mendukung ILO yang menunjukkan kepedulian memberikan rasa aman bagi para pekerja di dunia untuk bebas dari pelecehan dan kekerasan tersebut. 

"ILO telah menunjukkan kepeduliannya melalui konvensi ILO 190 tentang kekerasan dan pelecehan dan rekomendasi nomor 206 yang menyertainya," ujarnya.

Baca juga: UPDATE Dugaan Pelecehan Seksual Rian DMasiv, 5 Bulan Anak Denny Sakrie Terus Diajak ke Kamar Hotel

Tindakan kekerasan dan pelecehan seksual dimanapun termasuk di tempat kerja, tidak dapat diterima.

Memastikan hak setiap pekerja, termasuk pekerja perempuan bebas dari kekerasan dan pelecehan perlu dilakukan oleh semua pihak. 

Baik dari pemerintah sampai ke akar rumput masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved