Breaking News:

Penanganan Covid

PPKM Darurat: Menkes akan Tingkatkan Testing 3-4 Kali Lipat, RS Hanya untuk Pasien Sedang dan Berat

Dalam PPKM Darurat, Menkes Budi Gunadi Sadikin akan meningkatkan testing hingga 3-4 kali lipat, RS hanya untuk pasien gejala sedang dan berat.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga melakukan tes PCR di GSI Lab Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021). Kredivo menggandeng Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab), perluas tes PCR di Indonesia dengan alokasikan dana sebesar US$ 100.000 atau setara dengan lebih dari 2 ribu tes PCR yang bertujuan untuk mempercepat tracing dan testing secara cepat dan akurat sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tribunnews/Irwan Rismawan 

Selain itu, Menkes juga akan memperketat aturan bagi orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19.

Hal itu untuk menekan laju penularan virus dari pasien suspect tersebut.

"Kita akan memperketat, bahwa semua yang kontak erat harus dikarantina dulu agar tidak menularkan," ujarnya.

Petugas saat melakukan tracing, testing dan treatment di pemukiman warga yang ditemukan klaster penularan Perumahan THB, Bekasi, Selasa (10/6/2021).
Petugas saat melakukan tracing, testing dan treatment di pemukiman warga yang ditemukan klaster penularan Perumahan THB, Bekasi, Selasa (10/6/2021). (Tribun Jakarta)

Di sisi lain, Menkes juga menjelaskan aturan di rumah sakit yang sudah mulai kewalahan menerima pasien Covid-19.

Ia menyampaikan, rumah sakit hanya diperuntukkan bagi pasien bergejala sedang dan berat saja.

Sementara, bagi pasien bergejala ringan, maka bisa isolasi mandiri dirumah masing-masing.

"Untuk daerah yang tekanan rumah sakitnya tinggi, kita ingin memastikan yang masuk ke rumah sakit adalah orang-orang yang memang harus dirawat di RS."

Baca juga: PPKM Darurat di Jawa-Bali Berlaku Mulai 3 -20 Juli 2021: Mal hingga Tempat Ibadah Ditutup, WFH 100%

"Kalau tidak ada sesak napas, saturasi masih diatas 95 persen, dan tidak ada komorbid, lebih baik dirawat di rumah kalau dia positif."

"Biarkan rumah sakit dipakai untuk orang-orang yang harus dirawat dalam kategori sedang dan berat," jelasnya.

Adapun, target dari PPKM Darurat ini adalah menekan laju penularan Covid-19 di Indonesia yang sempat menembus rekor sebanyak 21.807 kasus per hari pada Rabu (30/6/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved