Breaking News:

Virus Corona

Rumah Ibadah Ditutup Sementara Selama PPKM Darurat, Ini Tanggapan Ketua DMI Jusuf Kalla

Jusuf Kalla pun mengatakan, penutupan sementara rumah ibadah merupakan salah satu cara untuk menghentikan penularan virus Corona.

Sekretariat Presiden
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menanggapi terkait penutupan sementara tempat ibadah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menanggapi terkait penutupan sementara tempat ibadah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali.

Jusuf Kalla pun mengapresiasi langkah pemerintah mengambil kebijakan itu di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Hal itu disampaikan Jusuf Kalla lewat video singkatnya, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat, Pemerintah Salurkan Bansos Paling Lambat Minggu Kedua Juli

"Kita harus terima dengan baik, dengan besar hati, ibadah itu dapat dilakukan di mana-mana, bisa dilakukan di masjid, di rumah, sendiri," kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla pun mengatakan, penutupan sementara rumah ibadah merupakan salah satu cara untuk menghentikan penularan virus Corona.

Baca juga: Kasus Covid Naik dan Fasilitas Layanan Kesehatan Terbatas, Bupati Tangerang Perpanjang PPKM Mikro

Terlebih, di rumah ibadah masyarakat kerap berkumpul sehingga terjadi kerumunan orang.

"Salah satu tempat di mana orang berkumpul tentu di rumah ibadah, seperti di gereja. Maka peraturan yang keluar dalam rangka PPKM yang baru bahwa rumah ibadah itu sesuatu cara untuk melindungi kita semua," ucap Jusuf Kalla.

Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 ini menegaskan, penutupan rumah ibadah merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan masyarakat.

Untuk itu, ia mengajak agar masyarakat tidak lagi berkumpul di tempat ibadah.

"Jadi karena itulah salah satu cara untuk menjaga keselamatan ialah tidak berkumpul karena itulah maka aturan pemerintah yang baru menutup sementara rumah ibadah itu juga dilakukan tahun lalu," kata Jusuf Kalla.

"Dan itu juga berjalan baik, malah ramadhan tahun lalu itu juga masjid-masjid ditutup, begitu juga gereja di hari minggu. Itulah solusi untuk menyelamatkan dan itu kita terima dengan baik," tutupnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved