Virus Corona
Posko Penyekatan PPKM Darurat Jawa-Bali Kini Bertambah Menjadi 651 Titik
Polri mencatat penambahan titik posko penyekatan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa-Bali.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat penambahan titik posko penyekatan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa-Bali.
Kabagops Korlantas Polri, Kombes Pol Rudy Antariksawan mengatakan posko penyekatan PPKM Darurat yang semula berjumlah 407 titik, kini bertambah menjadi 651 titik agar mencegah mobilitas masyarakat.
"Jumlahnya 651 (posko penyekatan) dan ini terus dinamis. Di hari pertama operasi ada 407, tetapi terus di hari jajaran dan kewilayahan mengevaluasi," kata Rudy Antariksawan dalam diskusi daring, Rabu (7/7/2021).
Ia menuturkan penambahan titik penyekatan itu diklaim telah berhasil mengurai titik kemacetan di posko penyekatan.
Baca juga: Polda Metro Sebut Terjadi Penurunan 50 hingga 60 Persen Mobilitas Masyarakat di DKI
Setidaknya mobilitas masyarakat turun hingga 60 persen.
"Kalau yang ditutup hanya di perkotaan-perkotaan. Dari hulunya tidak dicegah, ini sama saja. Oleh karenanya mulai dari kemarin dan ini sudah benar-benar kelihatan mobilitas berkurang," tambah dia.
Ia menyampaikan pihak kepolisian tengah terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan PPKM Darurat.
Khususnya terkait pola pemeriksaan di pos penyekatan yang kerap menimbulkan kerumunan.
"Semakin ke sini pada akhirnya semakin bagus, masyarakat semakin menyadari. Kuncinya memang itu, kesadaran kita semua untuk mengurangi mobilitas," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/polisi-lakukan-kanalisasi-di-pos-penyekatan-ppkm-darurat_20210707_163655.jpg)