Subsidi Pekerja Terdampak Pandemi

SYARAT Penerima BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta: Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2021

Simak syarat penerima BLT Subsidi Gaji Rp 1 juta tahun 2021 di dalam artikel berikut ini. Harus jadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Tribunnews.com
Bantuan subsidi gaji - Syarat penerima BLT Subsidi Gaji Rp 1 juta tahun 2021 dapat dilihat di sini. Salah satu syarat untuk menerima BLT Subsidi Gaji adalah harus jadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Syarat penerima BLT Subsidi Gaji Rp 1 juta di tahun 2021, dapat disimak di sini.

Perlu diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan 8,7 juta penerima BLT Subsidi Gaji atau BSU di tahun 2021.

Dikutip dari laman resmi Kemnaker, sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun 2021, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi pekerja/buruh untuk mendapatkan BLT Subsidi Gaji atau BSU.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah memaparkan syarat pekerja/buruh untuk mendapatkan BLT Subsidi Gaji Rp 1 juta di tahun 2021 ini.

Baca juga: Simak 7 Syarat Penerima Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) Rp 1 Juta dari Pemerintah

Baca juga: Daftar Bantuan Kemendikbud Ristek: Kuota Internet Gratis, Bantuan Subsidi Upah, hingga Bantuan UKT

"Pekerja/buruh yang memenuhi seluruh persyaratan berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 500 ribu per bulan selama dua bulan yang dibayarkan secara sekaligus satu kali transfer, sehingga total yang didapatkan penerima sebesar Rp 1 juta," ujar Ida.

Syarat yang dimaksud adalah pekerja/buruh merupakan WNI dibuktikan dengan NIK.

Selanjutnya, pekerja/buruh harus terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, yang dibuktikan dengan nomor kepesertaan sampai dengan Juni 2021.

Tak hanya itu, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan BLT Subsidi Gaji harus memiliki gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta.

Namun, terdapat ketentuan bagi pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp 3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Sebagai contoh, Upah Minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312,00 dibulatkan menjadi Rp 4.800.000.

"Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan Pemerintah sebagaimana dalam Lampiran I Permenaker Nomor 16 Tahun 2021," ungkap Ida.

Baca juga: Menaker Ida Paparkan Syarat Penerima Bantuan Subsidi Upah Tahun 2021 bagi Pekerja

Baca juga: SUBSIDI Gaji Rp 1 Juta Cair Awal Agustus, Pekerja Bergaji UMK Tetap Dapat Subsidi

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa BSU tahun ini diutamakan untuk pekerja/buruh yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

Nantinya, BLT Subsidi Gaji Rp 1 juta ini akan ditransfer ke rekening penerima BSU melalui Bank BUMN, yaitu BRI, BNI, BTN, dan Mandiri.

Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Disebutkan Menaker Ida Fauziyah bahwa salah satu syarat penerima BLT Subsidi Gaji adalah sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah kita sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan atau tidak?

Berikut cara untuk mengetahui peserta BPJS Ketenagakerjaan:

1. Via aplikasi BPJSTK Mobile

Peserta harus mengunduh aplikasi BPJSTK Mobile di Playstore atau App Store.

Setelah mengunduh, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN.

Syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile antara lain Nomor KPJ (ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan), NIK e-KTP, dan tanggal lahir, dan nama.

Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK.

Kemudian pilih di "Kartu Digital".

Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, klik di tampilan tersebut, bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif/tidak aktif).

2. Via website

Cara cek status kepesertaan dan saldo bisa dilakukan melalui laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

Apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara:

a. Masuk ke sso.bpjsketenagakerjaan.go.id atau klik di sini.

b. Pilih menu registrasi.

c. Isi formulir sesuai dengan data:

- Nomor KPJ Aktif

- Nama

- Tanggal lahir

- Nomor e-KTP

- Nama ibu kandung

- Nomor ponsel dan email.

- Apabila berhasil, kamu akan mendapatkan PIN.

- PIN dikirim melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan.

Sementara, berikut cara cek kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan via website.

- Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

- Masukkan alamat email di kolom user.

- Masukkan kata sandi.

- Setelah masuk, pilih menu layanan.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved