Tahun Baru Islam
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H: Sejarah, Peristiwa Penting dan Amalan Sunnah
Sejarah 1 Muharram tahun baru Islam, ditandai dengan peristiwa besar yakni peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa Penting
Di bulan Muharram, terdapat beberapa peristiwa penting, pertama hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram yang diyakini hari kebebasan Musa dari kejaran Fira'un.
Pada 10 Muharram ini umat muslim disunahkan melaksanakan puasa berpuasa yang dinamakan Puasa Asyura.
Kemudian, perisitwa lain yakni gugurnya Husein bin Ali, cucu Rasulullah di tanah Karbala.
"Nabi Yunus yang dimakan oleh ikan, itu keluar juga di hari-hari bulan Muharram," kata Nur Mahmudah dalam program Oase Tribunnews.com.
Perang Khaibar yang terjadi di tahun ketujuh hijriyah juga terjadi di bulan Muharram.
Perang ini menandai penumpasan total kaum Yahudi yang suka bikin kekacauan dan perpecahan di kota Madinah.
Baca juga: Amalan Sunnah dan Keutamaan Bulan Muharram, Simak Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam 2021
Puasa Asyura dan Tasu'a
Bulan Muharram adalah satu di antara bulan haram selain bulan Rajab, Dzulqaidah, dan Zulhijah, amalan sholih yang diperintahkan saat itu adalah memperbanyak berpuasa.
Dari sekian hari di bulan Muharram, yang lebih afdhol adalah puasa hari ‘Asyura, yaitu pada 10 Muharram.
Puasa Asyura 10 Muharram memiliki keutamaan yang tinggi karena dapat menghapus dosa setahun lalu.
Selain 10 Muharram, puasa pada 9 Muharram yang disebut Puasa Tasu'a juga sunnah untuk dilakukan.
Puasa Tasu'a ini dilakukan dalam rangka menyelisihi Yahudi.
Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa Asyura’ dan memerintahkan para sahabat untuk puasa, ada sahabat yang berkata bahwa hari Asyura adalah hari yang diagungkan orang yahudi dan nasrani.
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa Tahun depan akan berpuasa di tanggal sembilan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tahun-baru-islam-1-muharam-1440-hijriyah_20180905_111210.jpg)