Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Gerindra Angkat Bicara soal Isu Reshuffle Kabinet, Sebut Tak Masalah Jika Benar Dilakukan

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Habiburokhman, turut menanggapi adanya isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang belakangan ini tengah ramai.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Habiburokhman 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Habiburokhman, turut menanggapi adanya isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang belakangan ini tengah ramai dibicarakan.

Habiburokhman mengaku pihaknya belum mendengar, baik secara resmi maupun tidak, terkait adanya reshuffle.

Kendati demikian, Habiburokhman menegaskan reshuffle adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Oleh karena itu, Habiburokhman mengaku tidak masalah jika Presiden Jokowi melakukan reshuffle.

Baca juga: PAN Klaim Tak Usulkan Posisi Tertentu ke Jokowi, Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden

"Terkait isu reshuffle kabinet, perlu kami sampaikan bahwa secara resmi maupun tidak resmi, kami belum mendengar apapun soal wacana tersebut."

"Kami perlu sampaikan bahwa, yang namanya reshuffle itu hak prerogatif Presiden."

"Kalau digunakan hak tersebut, kami tidak ada masalah, welcome. Kalau toh tidak digunakan, ya kami monggo-monggo (silakan) saja", kata Habiburokhman dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (10/9/2021).

Lebih lanjut, Habiburokhman menekankan bahwa kini Partai Gerindra tengah berkonsentrasi dalam menyukseskan dua menterinya di Kabinet Indonesia Maju.

Yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

"Sejauh ini Partai Gerindra lebih memilih berkonsentrasi menyukseskan dua menteri kami di Kabinet, yaitu Pak Prabowo dan Pak Sandi."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved