Breaking News:

Seleksi Kepegawaian di KPK

KPK Siap Diskusi dengan Perusahaan BUMN Terkait Penyaluran Pegawai yang Tak Lolos TWK

Langkah ini diambil karena tanggung jawab KPK kepada pegawai yang tidak bisa menjadi aparatur sipil negara (ASN).

TRIBUNNEWS/Jeprima
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron saat memberikan keterangan pers di Gedung Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2021). Ghufron datang untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran HAM yang dilaporkan ke Komnas HAM pada proses tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK. Ghufron menyebut, TWK merupakan bagian dari proses alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Sedangkan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merupakan lembaga yang melaksanakan TWK pegawai KPK tersebut. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap berdiskusi dengan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait penyaluran kerja pegawai tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, pihaknya akan berdiskusi dengan perusahaan pelat merah yang dituju dalam penyaluran itu.

"Kami akan diskusikan ke lembaga tersebut," ujar Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).

Ghufron menyatakan, proses seleksi tergantung perusahaan yang dituju.

KPK hanya memilah perusahaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki pegawai.

Menurut Ghufron, langkah ini diambil karena tanggung jawab KPK kepada pegawai yang tidak bisa menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Cuma pegawai yang meminta ke KPK yang bisa disalurkan.

"Namanya ada permohonan, kami sebagai pimpinan bertanggung jawab, memikirkan karena bagaimanapun pegawai KPK sudah berdedikasi," katanya.

Baca juga: Lima Guru Besar Antikorupsi Bicara terkait Penyelesaian Polemik TWK

Sebagaimana diketahui, nasib 57 pegawai KPK yang gagal diangkat menjadi ASN sudah ditentukan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved