Breaking News:

Dukung Suksesnya PTM Terbatas, Sekolah Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

Kemendikbudristek menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan secara ketat dan pemenuhan daftar periksa untuk mendukung terlaksananya PTM.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah murid mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN Malaka Jaya 07, Jakarta Timur, Senin (30/8/2021). PTM terbatas terbagi atas dua sesi dengan durasi masing-masing berlangsung antara 2 hingga 3 jam. Selain itu peserta didik yang ikut dalam pembelajaran tatap muka maksimal 50 persen dari daya tampung perkelas dan pengaturan jarak 1,5 meter antar peserta didik. Tribunnews/Jeprima 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan secara ketat dan pemenuhan daftar periksa untuk mendukung terlaksananya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Berdasarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbaru, PTM terbatas dapat dilakukan pada satuan pendidikan di wilayah PPKM level 1-3.

Sementara itu, satuan pendidikan di wilayah PPKM level 4 tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan wilayah PPKM level 1-3 dapat dilakukan melalui PTM terbatas dan/atau PJJ sesuai dengan pengaturan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

Kepala Sekolah SMAN 71 Acep Mahmudin yang merupakan peserta Program Sekolah Penggerak mengatakan pihaknya berupaya memastikan pelaksanaan PTM terbatas seaman mungkin.

"Kami semaksimal mungkin mempersiapkan sekolah kami agar aman melaksanakan PTM terbatas. Kami senang sekali bisa mendidik anak-anak kami secara tatap muka, karena ada hal yang tidak bisa dilaksanakan secara daring, misalnya pembentukan karakter,” kata Acep.

Baca juga: PTM Baru Dilakukan di 40 Persen Daerah dengan Level PPKM 1-3

Persiapan yang sama dilakukan SMAN 27 Kota Bandung untuk menyambut pelaksanaan PTM Terbatas.

Kepala SMAN 27 Kota Bandung Ade Suryaman mengatakan pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk PTM Terbatas yang sesuai protokol kesehatan dan daftar periksa.

Ade mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Satgas Covid-19 kecamatan.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved