Breaking News:

Virus Corona

Ada Varian Baru, Pemerintah Diminta Waspada Terhadap Potensi Peningkatan Kasus Baru Covid-19

Mulyanto, meminta pemerintah menindaklanjuti teguran WHO dan tetap waspada dengan potensi lonjakan kasus baru Covid-19.

HO/-
Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di Sentra Vaksin ANTV dan TV One di Sekolah Candra Naya, Rabu (15/9/2021). Sentra vaksin tersebut membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Mulyanto, meminta pemerintah menindaklanjuti teguran WHO dan tetap waspada dengan potensi lonjakan kasus baru Covid-19.

Pemerintah jangan terbuai dengan hasil capaian yang bersifat sementara. Dan lengah akan peningkatan mobilitas masyarakat di bidang ritel dan rekreasi.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Bioskop Dibuka: Hanya Pengunjung Kategori Hijau dan Kuning Boleh Masuk

Sebab saat ini ditemukan beberapa varian baru virus Covid-19 yang kita belum tahu daya tularnya.

Mulyanto juga meminta pemerintah terus mengupayakan penurunan kasus baru dan kasus kematian akibat Covid-19 dengan berbagai program terukur.

Selain terus mendorong pembangunan pabrik vaksin Merah Putih karya anak bangsa.

"Terlalu dini untuk mengatakan, bahwa penanggulangan Covid-19 di Indonesia sudah berhasil. Semua masih berproses. Masih banyak faktor yang memungkinkan melonjaknya kasus baru Covid-19 sebagaimana yang terjadi di AS, Singapura dan Malaysia," kata Mulyanto kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

"Untuk itu pemerintah harus konsisten melakukan pengawasan dan pengendalian mobilitas masyarakat. Jangan kasih kendor," imbuhnya.

Baca juga: Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, APPBI: Bisa Gerakkan Usaha Pusat Perbelanjaan

Mulyanto mengingatkan bahwa laju vaksinasi di Indonesia masih lambat.

Dia menjelaskan, berdasarkan data dari “Our World In Data” hari ini memperlihatkan coverage vaksinasi kita baru 28 persen penduduk.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved