Breaking News:

Pengamat Apresiasi Kementan Beber Data Riil Stok Jagung Nasional

Masyarakat berhak mengetahui apa terjadi terkait stok jagung berdasar data yang disertai survei lapangan akan mampu berikan informasi yang benar

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
dok. Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada acara panen jagung nusantara di Desa Banjarsari, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan dan panen serempak di seluruh wilayah Indonesia lainnya berlangsung secara virtual, Rabu (29/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Volume stok jagung nasional belakangan sempat jadi perbincangan karena ada perbedaan pendapat diantara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan Kementrian Pertanian (Kementan).

Polemik muncul saat terjadi keluhan peternak mengenai lonjakan harga pangan yang bersumber dari jagung, kemudian membuat Presiden mengeluarkan intruksi untuk Kementrian terkait agar menyelesaikan masalah tersebut.

Pengamat ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu Surya Vandiantara menilai, masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terkait stok jagung tersebut.

Dia mengatakan, dengan menunjukkan data yang disertai survei lapangan akan mampu berikan informasi yang benar.

"Saya membaca Kementerian Pertanian mampu menunjukkan data bahwa stok jagung aman, bahkan Menteri Pertanian langsung menunjukkan dimana jagung tersebut berada, harusnya Kemendag melakukan kordinasi yang baik dengan kementrian dan lembaga lainnya, sehingga tidak ada perdebatan pendapat terkait stok jagung," ujarnya.

Surya menambahkan, setiap kementerian mestinya menunjukkan bahwa internalnya memiliki sumber daya dan manajemen yang baik agar persoalan seperti ini akan dengan mudah terselesaikan.

"Menurut saya Mendag harus juga bicara data seperti yang ditunjukkan oleh Kementan, dengan menggunakan segala resource di internalnya masing-masing. Agar kejadian seperti ini dapat ditemukan pangkal permasalahannya." Terang Surya.

Baca juga: Komoditi Jagung Gorontalo Meningkat Signifikan, Airlangga: Mari Dukung Pemerintah Pro Pertanian

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan, produksi jagung nasional pada tahun 2021 diperkirakan over stok 2,85 juta ton.

Hal tersebut dikatakan Mentan SYL pada acara panen jagung nusantara di Desa Banjarsari, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan dan panen serempak di seluruh wilayah Indonesia lainnya berlangsung secara virtual, Rabu (29/9).

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved