Sabtu, 23 Mei 2026

Komisi VIII Minta Pemerintah Segera Bahas Teknis Penyelenggaran Umrah yang Mulai Dibuka 

Pembukaan tersebut kata Ace tidak terlepas dari semakin terkendalinya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Tayang:
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengaku bersyukur atas dibukanya kembali ibadah umrah bagi jemaah asal Indonesia.

Pembukaan tersebut kata Ace tidak terlepas dari semakin terkendalinya penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Kebijakan kembali membuka jemaah umroh oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia tidak lepas dari semakin terkendalinya penanganan Covid-19 di Indonesia," kata Ace kepada wartawan, Minggu, (10/10/2021).

Terkait pembukaan tersebut, Ace mengatakan harus ditindaklanjuti secara teknis mengenai sejauhmana persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan oleh pihak Arab Saudi terkait dengan teknis penyelenggaraan umrah

"Tentu akan terkait dengan protokol kesehatan dan kebutuhan biaya penyelenggaraan umrah yang akan diberikan kepada penyelenggara umrah di Indonesia," katanya.

Baca juga: Ibadah Umrah untuk Jemaah Indonesia Resmi Dibuka, Berikut Penjelasannya

Menurut Ace dengan pembukaan tersebut,  pemerintah Arab Saudi telah menunjukan kepercayaan terhadap Indonesia dalam penanganan Covid-19.

"Ini merupakan kabar yang menggembirakan yang diharapkan dapat memenuhi kerinduan umat Islam Indonesia untuk berziarah ke tanah suci," katanya.

Ace meminta, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama untuk segera menindaklanjutinya dengan melakukan pembicaraan secara teknis pelaksanaan detailnya.

"Terutama soal protokol kesehatan dan ketentuan yang terkait dalam penyelenggaraan umrah di tanah suci itu," pungkasnya.

Kabar baik bagi warga negara Indonesia (WNI) yang telah menunggu lama pembukaan perbatasan Arab Saudi untuk pelaksanaan umrah.

Menteri luar negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umroh bagi jamaah asal  Indonesia. 

Hal ini ia sampaikan pada konferensi pers hari Sabtu (9/10/2021) usai Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) menerima nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta terkait pelaksanaan umrah pada, Jumat (9/10/2021).

Baca juga: Umrah Dibuka Kembali, Komisi VIII: Pemerintah Arab Saudi Percaya Penanganan Covid-19 di Indonesia

“Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umroh bagi jamaah umroh Indonesia,” ujarnya.

Menlu mengatakan, kabar baik ini akan kita tindak lanjuti dengan pembahasan secara lebih detail mengenai teknis pelaksanaannya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved